Kamis, 23 April 2026

Tribunnews Update

Seusai Ajudan, Komnas HAM akan Panggil ART hingga Satpam Rumah Ferdy Sambo Terkait Kasus Brigadir J

Rabu, 27 Juli 2022 18:55 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah memeriksa para ajudan, Komnas HAM berencana memanggil para pekerja di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Mereka juga akan dimintai keterangan terkait kasus tewasnya Brigadir J pada 8 Juli lalu.

Komnas HAM menilai, keterangan dari para pekerja juga penting untuk mengungkap kasus ini.

Hal tersebut disampaikan Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam, Selasa (26/7).

Baca: Bharada E Cukup Tenang saat Diperiksa di Komnas HAM, Tonton TV Ikuti Perkembangan Kasus

Anam mengatakan, pihaknya telah memeriksa enam ajudan Ferdy Sambo di ruangan terpisah.

Mereka ditanyai beberapa hal terkait kasus kematian rekannya sendiri, yakni Brigadir J.

Mulai dari situasi TKP sebelum penembakan, perilaku ajudan sehari-hari, hingga hubungan mereka dengan Irjen Sambo maupun istri.

"Jadi misalnya adc A kami tanya, bagaimana soal perilaku kehidupan sehari-hari Adc yang lain," Kata Choirul Anam, Selasa (26/7/2022).

Dalam pemeriksaan itu, Bharada E yang disebut polisi sebagai pelaku penembakan juga dimintai keterangan.

Baca: Isi Ponsel Ferdy Sambo Dipertanyakan, Komnas HAM Segera Pastikan dan Panggil Sejumlah Pihak

Dikutip dari Tribunnews.com, Anam menjelaskan, Bharada E memberikan banyak informasi seputar penembakan.

Hal itu tentu akan menjadi informasi penting untuk mengungkap kasus ini menjadi semakin terang.

Meski begitu, Komnas HAM menilai masih ada pihak lain di lingkungan Ferdy Sambo yang perlu diperiksa.

Seperti para pekerja di rumah Sambo, baik itu asisten rumah tangga, satpam, dan lain-lain.

Baca: Komnas HAM Periksa CCTV dan Ponsel Siang Ini untuk Mengetahui Urutan Kejadian Tewasnya Brigadir J

"Kami memang masih membutuhkan beberapa keterangan entah itu ajudan, entah itu pengurus rumah tangga, untuk memperkuat apa yang kita dapat hari ini," tutur Anam.

Terkait waktunya, Anam menyebut bahwa Komnas HAM akan segera mengatur jadwalnya.

"Kapan waktunya? Sedang kita atur," lanjut dia.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam keterangan di Breaking News KOMPAS TV, Rabu (27/7).

“Ya di rumah Pak Ferdy itu ada juga asisten rumah tangga, ada security yang itu dari sipil, ada pekerja-pekerja lain yang di situ,” ucap Taufan Damanik, dikutip dari Kompas TV, Rabu (27/7).

Taufan menduga, para pekerja di rumah Irjen Sambo juga memiliki informasi penting soal kematian Brigadir J.

“Kami menduga mereka juga memiliki informasi, keterangan yang berharga untuk penyelidikan kami," imbuhnya.

Pasalnya saat baku tembak terjadi, mereka juga disebut berada di rumah dinas Irjen Sambo.

"Karena ternyata mereka di dalam peristiwa-peristiwa itu juga berada di tempat, sehingga perlu lah kami minta keterangan mereka,” katanya.

Taufan menambahkan, sejumlah orang yang akan dipanggil Komnas HAM bukan hanya mereka yang ada di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Namun, ada juga sejumlah pihak yang berada di Magelang, Jawa Tengah.

“Kita masih ingin mendapatkan keterangan dari pihak lain yang ada di rumah Ferdy Sambo ini baik yang di Jakarta, maupun Magelang, kita akan panggil lagi tambahannya,” kata Taufan Damanik.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komnas HAM Tanya Perilaku Sehari-hari Hingga Hubungan Dengan Ferdy Sambo dan Istri Kepada 6 Ajudan

# ajudan # Komnas HAM # ART # satpam # Ferdy Sambo # Brigadir J

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #ajudan   #Komnas HAM   #ART   #satpam   #Ferdy Sambo   #Brigadir J

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved