Kamis, 9 April 2026

Tribunnews Update

Dokter Forensik Beberkan Alasan Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Lebih Rumit Dibanding yang Pertama

Rabu, 27 Juli 2022 16:40 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Proses autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir Yosua telah dilakukan di di RSUD Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Rabu (27/7/2022).

Sebelum autopsi ulang, disebutkan kondisi jenazah Brigadir Yosua masih dalam keadaaan utuh.

Kendati begitu proses autopsi ulang lebih rumit dibanding autopsi pertama.

Dikutip dari Tribunnews.com, Dokter Spesialis Forensik dari Medan, Nasib Mangoloi Situmorang memberikan penjelasan.

Ia menerangkan, utuhnya jenazah Brigadir Yosua karena sebelumnya diberikan formalin.

Baca: Tangis Histeris Ibunda Brigadir J saat Autopsi Ulang, Minta Putri Candrawathi Tanggung Jawab

Dengan begitu, memperlambat proses pembusukan jenazah.

Nasib berharap dengan formalin ini luka-luka jenazah Brigadir Yosua masih bisa dicermati secara jelas.

Ia mengungkapkan, proses autopsi ulang akan lebih rumit dibanding yang pertama.

Hal ini lantaran organ dalam Brigadir Yosua tidak lagi tersusun rapi akibat autopsi pertama.

"Kalau (jenazah) masih baru, kita bisa mengikuti arah pelurunya. Kalau ada lima (tembakan), kita bisa tahu peluru mana yang mematikan," terang Nasib.

Baca: Ayah Brigadir J Ungkap Momen Pertama Kali Lihat Jenazah Sang Anak: Luka di Wajah Enggak Wajar

Sehingga untuk mencari arah proyektil (peluru) akan lebih rumit.

"Namun kalau sudah diautopsi pertama, kemudian diautopsi lagi, bisa jadi organ sudah tidak tersusun rapi. Dan untuk mencari arah proyektil (peluru) akan lebih rumit," imbuhnya.

Sementara itu, Dokter Ahli Forensik Universitas Indonesia (UI), Made Ayu Mira Wiryaningsih turut buka suara soal utuhnya jenazah yang diolesi formalin.

Ia menyebut kondisi jenazah Brigadir Yosua yang diolesi formalin menjadi keuntungan tersendiri.

Mira menilai, masuknya formalin ke dalam jenazah Brigadir Yosua akan membantu temuan-temuan.

Terutama berdasarkan luka yang ada.

“Dengan masuknya formalin di tubuh jenazah yang tewas karena trauma itu justru akan membantu proses autopsi, tadinya mungkin sel-sel jenazah akan lisis atau akan mati dan terurai, dengan adanya formalin malah akan terlihat jelas,” ungkap Mira.

Sebagaimana informasi sebelumnya, seorang penggali kubur Brigadir Yosua bernama Anwar Pardede memberikan kesaksian selama prosesi berlangsung.

Diungkapkan jenazah masih dalam keadaan utuh.

Penggali makam sendiri merupakan orang yang ditunjuk oleh keluarga mendiang Brigadir Yosua yakni Pemuda Batak Bersatu.

Disebutkan, setelah peti diangkat dari liang lahat, tidak langsung dibawa ke rumah sakit.

Terlebih dahulu peti dilakukan pemeriksaan untuk memastikan isinya.

Pardede yang merupakan bagian dari Pemuda Batak Bersatu mengatakan, tutup peti hanya dibuka setengah.

Sehingga tampak jenazah dari kepala hingga dada.

Ia menerangkan, kondisi jenazah masih utuh sebagaimana saat dimakamkan.

"Kondisinya masih utuh seperti pada saat dimakamkan," kata Pardede.

(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dokter Forensik: Meski Jenazah Brigadir J Masih Utuh, Autopsi Ulang Cukup Rumit Dibanding Pertama

VP: Yogi Putra
Host: Bima Maulana

# Dokter Forensik # autopsi ulang # jenazah # Brigadir J # Rumit

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Dokter Forensik   #autopsi ulang   #jenazah   #Brigadir J   #Rumit

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved