Kesehatan
Inilah Penyebab Kelompok Gay-Biseksual mudah Terkena Virus Cacar Monyet, Begini Penjelasan WHO
TRIBUN-VIDEO.COM - Cacar monyet atau monkeypox kini menjadi salah satu wabah yang sangat dikeluhkan.
Bahkan cacar monyet ini mempunyai gejala yang hampir mirip dengan cacar air, sehingga ada sebagian orang yang susah untuk membedakannya.
Menurut Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet atau monkeypox terdeteksi pada pria yang berhubungan seks dengan sesama pria alias kaum gay dan homoseks, terutama mereka yang berganti-ganti pasangan.
Dikutip dari Tribunnews.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah cacar monyet (monkeypox) sebagai keadaan darurat kesehatan global pada Sabtu (23/7/2022).
Baca: Cacar Monyet Meluas Lebih dari 70 Negara, WHO Tetapkan Monkeypox sebagai Darurat Kesehatan Global
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom, mengatakan meluasnya wabah cacar monyet di lebih dari 70 negara adalah situasi luar biasa yang sekarang memenuhi syarat sebagai keadaan darurat global.
Cacar monyet atau monkeypox ini lebih menyerang pada kelompok yang suka berhubungan dengan sesama jenis, terutama pria.
"Artinya, ini adalah wabah yang bisa dihentikan dengan strategi yang tepat di kelompok yang tepat," ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Organisasi kesehatan dunia (WHO), mengingatkan untuk penting bagi semua negara agar bekerja sama dengan komunitas laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (kaum homoseks) untuk merancang dan menyampaikan informasi dan layanan yang efektif.
Baca: Tips Atasi Penularan Cacar Monyet agar Tak Semakin Parah: Mandi Air Hangat hingga Minum Antibiotik
Selanjutnya mengambil langkah-langkah yang melindungi kesehatan, hak asasi manusia, dan martabat masyarakat yang terkena dampak.
WHO menyatakan, stigma dan diskriminasi bisa sama berbahayanya dengan virus apa pun.
"Saya juga menyerukan kepada organisasi masyarakat sipil, termasuk mereka yang berpengalaman dalam bekerja dengan orang yang hidup dengan HIV, untuk bekerja bersama kami dalam memerangi stigma dan diskriminasi," kata dia.
Seperti yang diketahui, Monkeypox ini telah ditemukan di beberapa bagian Afrika tengah dan barat selama beberapa dekade, penyakit ini tidak pernah memicu wabah besar di luar benua tersebut atau menyebar luas di antara orang-orang hingga Mei kemarin.
(Tribun-Video/Kompas.com/TribunKesehatan)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WHO: Penyakit Cacar Monyet Terkonsentrasi ke Kelompok Gay dan Homoseks dan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BREAKING NEWS: WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global"
# cacar monyet # monkeypox # WHO # homoseks # virus # HIV # Afrika Tengah
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com
Selebritis
Jessica Iskandar Terkena Virus hingga Menyerang Organ Hati, Waspada Gejala Hepatitis A
18 jam lalu
Healthy Talk
HEALTHY TALK: Ramai Istilah Superflu, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Idap HIV, Guru MTs Nekat Jajakan Layanan Seksual Sesama Jenis, Disdik Depok Datangi Sekolah Pelaku
Selasa, 31 Maret 2026
LIVE UPDATE
LIVE UPDATE SORE: Oknum Guru Idap HIV Jajakan Layanan Seks, 3 Terdakwa Kasus Kerusuhan Solo Bebas
Selasa, 31 Maret 2026
Viral Pria Tawarkan Jasa Seksual di Pamulang, Diduga Idap HIV
Senin, 30 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.