Terkini Daerah
PMK Masih Merebak, Pasar Hewan di Jepara Ditutup
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasar hewan di Kabupaten Jepara, ditutup hingga waktu yang belum bisa ditentukan.
Penutupan ini dilakukan setelah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak.
Kondisi PMK di Kabupaten Jepara, per 18 Juli 2022, 21 ekor hewan mati dan 9 hewan ekor dipotong paksa.
Sementara untuk kasus aktif mencapai 689.
Baca: Update Kasus PMK di Kabupaten Lombok Barat, Polres Lombok Barat Lakukan Penyekatan
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menambahkan, 679 hewan dilaporkan sembuh, 789 ekor telah diobat dan sebanyak 2.983 ekor divaksin.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara, Ratib Zaini, memastikan pasar hewan masih akan terus ditutup.
Menurutnya, pasar hewan termasuk tempat penyebaran PMK di Jepara. Banyak hewan dari luar kota yanh diperjualbelikan tanpa melihat kondisi hewan tersebut.
“Kami belum tahu penutupan itu sampai kapan. Yang pasti setelah PMK di Jepara sudah bisa dikendalikan,” kata Ratib, Rabu (20/7/2022).
Sejak awal Juni lalu, seluruh pasar hewan di Jepara, yakni Pasar Pon Bangsri, Pasar Legi Keling, Pasar Wage Mayong, ditutup.
Ratib membeberkan kasus PMK di Jepara pertama kali berasal dari blantik
Baca: Periksa Sapi Kurban di Rumah Potong Hewan, Dispertan Malinau Pastikan Belum Ada Indikasi PMK
Kasus PMK pertama terindentifikasi di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung.
Ada blantik membeli kerbau yang berasal dari Jawa Timur.
Kasus kedua terjadi di Desa Jlegong, Kecamatan Keling. Penyebabnya ada blantik sapi membeli dari Pasar Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Sapi dari Tuban itu diperdagangkan di Pasar Keling,” imbuhnya.
Yang paling parah dan terjadi kluster terjadi di Pasar Wage Mayong. Seorang pedagang membeli kerbau yang berasal dari Jawa Timur di Pasar Wage Mayong.
Kemudian ia membawa kerbau itu ke kandang Boro Guwosobokerto, Kecamatan Welahan. Setelah itu timbul kluster yang menyerang kerbau-kerbau di sana.
“Selanjutnya terjadi penularan masif di pasar hewan yang menjadi klaster-klaster kecil di desa,” bebernya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul PMK Masih Merebak, Pasar Hewan di Jepara Ditutup Hingga Waktu Tidak Ditentukan
VP: Ghozi Luthfi
#pmk #wabahpmk #jepara #pemprovjateng #jateng #penyakitmulutdankuku #hewanternak #sapi #pasarhewan
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribun Jateng
Terkini Nasional
BAWA KABUR Calon Pengantin, Keluarga Nayla Pati Tuntut Rp70 Juta ke Davin
Senin, 25 Mei 2026
Nasional
Fakta Baru Kasus Pengantin Wanita di Pati Kabur Jelang Akad Nikah, Ternyata Bukan Hasil Perjodohan
Senin, 25 Mei 2026
Terkini Daerah
Resmi Ditahan! Tampang Lesu Kiai Cabul Pati Pakai Kursi Roda Jalani Pemeriksaan di Polres Jepara
Selasa, 12 Mei 2026
Tribunnews Update
Modus Kiai Pengasuh Ponpes di Jepara Cabuli Santriwati, Setubuhi Korban dengan Dalih "Nikah Batin"
Selasa, 12 Mei 2026
Local Experience
Dari Angklung hingga Gazebo, Produk Bambu Jepara Ini Tembus Pasar Eropa
Minggu, 10 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.