Kamis, 9 April 2026

SOLO UPDATE

Respons Napoleon Bonaparte soal Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Jumat, 15 Juli 2022 13:04 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte turut merepons terkait kasus penembakan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo pada Kamis (14/7) lalu.

Pihaknya mengatakan, bahwa opini publik yang menggiring adanya kejanggalan yang terjadi cepat atau lambat akan terungkap.

Bahkan, terdakwa kasus penganiayaan YouTuber, Muhammad Kece itu meminta untuk pihak terkait bersikap jujur dan mengungkap perkara apa adanya.

Dilansir dari Tribunnews.com pada Jumat (15/7), Napoleon memberikan keterangannya seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta selatan Kamis (14/7).

"Mari kita kembali jujur, katakan apa adanya. Kenapa? Karena tidak ada yang bisa ditutup-tutupi dengan baik. Pasti akan terbuka," kata Napoleon.

Baca: Polisi Tangkap Begal di Kebon Bawang yang Habisi Penghuni Kost, Ternyata Masih di Bawah Umur

Ia mengatakan, dalam kasus ini pihak-pihak terkait dalam kasus pasti pasti mempertaruhkan integritas.

Napoleon mengingatkan jika penanganan perkara itu terkesan ditutupi, maka akan berdampak pada pihak yang terlibat di dalamnya.

"Kalau terbukti apa yang dikatakannya itu membabi-buta membela sesuatu yang ditutup-tutupi atau sebagainya, suatu saat akan kembali kepada Anda," katanya.

Dia menuturkan, perkara yang melibatkan sesama anggota polisi itu mudah disimpulkan.

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu mengatakan, jika kasus ini hanya membutuhkan penanganan dari penyidik biasa.

"Itu perkara yang mudah kok untuk disimpulkan. Penyidik biasa saja bisa menyimpulkan, enggak perlu lah TGPF (tim gabungan pencari fakta)," kata Napoleon.

Baca: Mahasiswa Unjuk Rasa Murka, 14 Kali Turun ke Jalan Tak Jumpa Ketua DPRD dan Wali Kota Sorong

Sebelumnya diketahui, Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk menangani kasus baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Kita ingin semuanya ini bisa tertangani dengan baik. Oleh karena itu, saya telah membentuk tim khusus yang dipimpin Pak Wakapolri, Pak Irwasum, Pak Kabareskrim, juga ada As SDM," kata Listyo.

"Termasuk juga fungsi dari Provos dan Paminal," jelasnya.

Di sisi lain, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya juga sudah berkooridnasi dengan pihak eksternal institusi Polri dalam mengawal kasus tersebut.

"Satu sisi kami juga sudah menghubungi rekan-rekan dari luar dalam hal ini Kompolnas dan Komnas HAM terkait isu yang terjadi sehingga di satu sisi kita tentunya mengharapkan kasus ini bisa dilaksanakan pemeriksaan secara transparan, objektif," ungkapnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Napoleon Bonaparte Komentari Kasus Baku Tembak di Rumah Ferdy Sambo: Mari Jujur, Katakan Apa Adanya

# Napoleon Bonaparte # Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo # Kasus Penembakan Brigadir J # Kronologi Polisi Tembak Polisi

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Rizaldi Augusandita Muhammad
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved