Senin, 13 April 2026

Tribunnews Update

Pengakuan Bharada E Tembak Brigadir J seusai Dengar Istri Kadiv Propam Teriak: Saya Lindungi Ibu

Selasa, 12 Juli 2022 13:30 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Bharada E, anggota polisi yang diduga menembak Brigadir J hingga tewas di kediaman Kadiv Humas Propam Polri membuat pengakuan.

Dalam keterangannya, ia menjelasan alasan mengapa melesatkan tembakan yang mengakibatkan Brigadir J meninggal dunia dengan empat luka tembak.

Insiden baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tugam Pancoran Jakarta Selatan tersebut terjadi pada Jumat (8/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Dari pengakuan Bharada E pada polisi, ia mengaku melesatkan tembakan pada Brigadir J karena hanya berniat melindungi istri dari Irjen Ferdy Sambo.

Baca: Setelah Mas Bechi dan Simpatisan Ditahan Polisi, Beredar Pesan Ajakan dan Bernada Merendahkan Polri

"Saya membela diri dan membela ibu," ungkap Bharada E kepada polisi.

Ia juga menuturkan bahwa tindakannya dilakukan karena melindungi istri Kadiv Propam dari ancaman.

Ia menuturkan motifnya menembak Brigadir J murni sebagai bentuk membela diri dan juga membela istri Irjen Ferdy Sambo.

"Karena posisinya ya siapapun yang mendapat ancaman seperti itu pasti akan melakukan pembelaan gitu, jadi bukannya melakukan perbuatan karena motif lain, motifnya adalah membela diri dan membela ibu," ujar polisi mengutip ulang pengakuan Bharada E.

Saat kejadian, Brigadir J diketahui kedapatan masuk ke dalam kamar istri Irjen Ferdy Sambo.

Baca: Polisi Ungkap Penyebab Brigadir J Ditembak, Diduga Lecehkan Istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo

Di sana, istri Irjen Ferdy sedang beritirahat.

Diduga, Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam tersebut

Istri Irjen Ferdy juga mengaku diancam dengan pistol saat dilecehkan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadan Senin (11/7/2022).

"Itu benar melakukan pelecehan dan menodongkan senjata dengan pistol ke kepala istri Kadiv Propam itu benar," ujar Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).

Saat itulah, istri Kadiv Propam berteriak minta pertolongan.

Teriakan tersebut didengar Bharada E yang berada di lantai atas rumah dinas.

Munculnya Bharada E lantas membuat Brigadir J panik dan melesatkan tembakan ke arah Bharada E.

Saat itulah, Bharada E melakukan perlawanan dengan melesatkan tembakan.

“Pertanyaan Bharada E direspons Brigjen J dengan melepaskan tembakan pertama kali ke arah Bharada E,” Ramadhan.

Baku tembak pun terjadi.

Bharada E melesatkan lima tembakan, sementara Brigadir J menembakkan tujuh proyektil.

Diungkapkan Ramadan, buntut tembakan tersebut, Brigadir J tewas dengan beberapa luka tembakan.

"Walaupun lima tembakan ada satu tembakan yang mengenai tangan kemudian tembus ke badan, jadi kalau dibilang ada tujuh lubang tapi lima tembakan itu ada satu tembakan yang mengenai dua bagian tubuh termasuk luka sayatan itu," jelasnya.

Sementara itu, Ramadhan mengungkapkan Bharada E tidak mendapat luka apapun dalam insiden baku tembak tersebut.

Hal ini karena posisi Bharada E yang berada jauh lebih tinggi yakni sejauh 10 hingga 12 meter karena dia berada di lantai 2 rumah Irjen Ferdy Sambo saat baku tembak terjadi.

Tidak ada (terkena tembakan), kan posisi dia lebih tinggi dan dia posisinya dalam keadaan yang terlindung," ucapnya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul 'Saya Bela Ibu' Pengakuan Bharada E Tembak Brigadir J, Terkuak Istri Kadiv Propam Dilecehkan Ajudan

Host: Nila Irda
VP: Reza Nova

#beritapopuler #penembakan #kasus #oknumpolisi

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Nila
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved