Kamis, 9 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Brigadir J Diduga Lecehkan Istri Kadiv Propam & Nekat Masuk Kamar, Tembak Bharada E yang Memergoki

Senin, 11 Juli 2022 22:27 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Fakta baru kasus penembakan yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri terungkap.

Saat kejadian, Brigadir J diduga masuk ke kamar istri dari Kadiv Propam hingga diduga melakukan pelecehan dan penodongan senjata.

Aksi pelecehan ini kemudian diketahui Bharada E hingga berujung melesatkan tembakan.

Brigadir J sendiri merupakan sopir dari istri Kadiv Propam.

Fakta tersebut dijelaskan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan resminya pada Senin (11/7/2022).

Insiden nahas tersebut terjadi di rumah dinas Kadiv Propam, di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022) lalu sekira pukul 17.00 WIB.

Dari hasil olah TKP, dijelaskan oleh Ahmad Ramadhan bahwa insiden ini bermula kala Brigadir J tiba-tiba masuk ke kamar pribadi istri Kadiv Propam.

Di sana, Brigadir J diduga melecehkan istri Kadiv Propam dan menodongkan senjata.

"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J [Brigadir Yosua] memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” ungkap Ramadhan kepada wartawan, Senin (11/7/2022).

Sehari-hari, Brigadir J yang merupakan anggota Bareskrim mendapatkan tugas sebagai sopir dinas istri Kadiv Propam.

Baca: Perlindungan Bagi Tokoh-tokoh Terkemuka di Jepang Dipertanyakan, Pasca Insiden Penembakan Shinzo Abe

Sementara Bharada E adalah anggota Brimob ditugaskan sebagai pengawal Kadiv Propam.

Saat pelecehan terjadi, istri Kadiv Propam berteriak minta tolong dan didengar Bharada E yang berada di lantai atas rumah dinas tersebut.

"Teriakannya terdengar oleh Bharada E yang berada di Lantai atas sehingga Bharada E turun memeriksa sumber teriakan," sambung Ramadhan.

Bharada E pun mendatangi sumber suara dan mendapati Brigadir J di dalam kamar.

Ia pun sempat bertanya mengapa istri Kadiv Propam tersebut berteriak.

Nahas, pertanyaan itu justru disambut Brigadir J dengan lesatan tembakan ke arah Bharada E.

“Pertanyaan Bharada E direspons oleh Brigjen J dengan melepaskan tembakan pertama kali ke arah Bharada E,” ungkap Ramadhan.

Dalam momen itu, Brigadir J melesatkan 7 tujuh kali tembakan sementara Bhadara E melesatkan lima kali tembakan.

“Brigadir J melepaskan tembakan sebanyak 7 kali, Bharada E membalas mengeluarkan tembakan sebanyak 5 kali,” Jelas Ramadhan.

Saat kejadian, Kadiv Propam yakni Irjen Ferdy Sambo sedang tidak berada di lokasi karena tengah melakukan tes PCR Covid-19.

"Pada saat kejadian, Kadiv Propam tidak ada di rumah karena sedang PCR test," ungkap Ramadhan.

Irjen Ferdy mengetahui insiden penembakan tersebut seusai ditelepon oleh sang istri.

"Kadiv Propam pulang ke rumah karena dihubungi istrinya yang histeris. Kadiv Propam sampai di rumah dan mendapati Brigadir J sudah meninggal dunia," tutur Ramadhan.

Kasus ini pun masih didalami kepolisian hingga saat ini.

Bharada E juga diamankan untuk diminta keterangan dalam kasus ini.(Tribun-Video.com)

# TRIBUNNEWS UPDATE # pelecehan # Kasus penembakan # Brigadir J # Bharada E # Jakarta Selatan

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Nila
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved