Kamis, 15 Mei 2025

Terkini Daerah

Terbiasa Hidup Enak Begini Nasib Mas Bechi di Sel 4 x 5 Meter, Tak Boleh Dikunjungi Siapapun

Sabtu, 9 Juli 2022 09:36 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Tersangka kasus pencabulan santriwati, MSAT (41) alias Mas Bechi terbiasa hidup enak.

Sebagai anak Kiai Muchamad Muchtar Muthi, Mas Bechi menjabat posisi penting di pesantren milik ayahnya, Ponpes Majmaal Bahrain Shiddiqiyyah.

Di usia yang terbilang muda, Mas Bechi menjabat sebagai wakil rektor ponpes ternama tersebut.

Pantauan TribunJakarta di media sosialnya, Mas Bechi rupanya memiliki beragam hobi mahal.

Mas Bechi tampak kerap membagikan foto dan video saat mengendarai mobil Jeep.

Tak cuma hobi mengendarai Jeep, Mas Bechi juga gemar bermain alat musik, ternama keyboard.

Mas Bechi bahkan memiliki kedekatan dengan para musisi diantaranya Indra Q atau Indra Qadarsih, Indro Hardjodikoro, Bambang Heru, Ermi Tholabul Ilmi, Irwan Az dan Ronald Fristianto.

Baca: Nasib 5 Orang yang Halangi Polisi saat Tangkap Mas Bechi Tersangka Kasus Pencabulan di Jombang

Terbiasa hidup enak, bagaimana nasib Mas Bechi kini?

MSAT tetap harus melalui mekanisme sesuai SOP yang berlaku.

"Sesuai arahan Kakanwil Kemenkumham Jatim, semua tahanan diperlakukan sama, mendapatkan hak dan kewajiban yang sama dengan tahanan lainnya selama di dalam rutan," ujar Karutan Kelas I Surabaya, Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho, Jumat (8/7/2022).

Hendrajati menyebutkan, pihaknya telah menerima tahanan atas nama MSAT pada dini hari tadi.

Sekitar pukul 02.30 WIB, petugas dari Polda dan Kejati Jatim melakukan pelimpahan MSAT kepada pihaknya.

"Kami langsung lakukan pemeriksaan awal dan melakukan proses registrasi ke Sistem Database Pemasyarakatan," terang Hendrajati.

Proses serah terima selesai sekitar pukul 04.00 WIB. MSAT langsung digiring ke sel isolasi mandiri khusus tahanan baru.

Kini, MSAT berada di dalam kamar seluas 4 x 5 meter bersama dengan sepuluh orang lainnya.

"Sesuai SOP yang ada, MSAT akan berada di sel isolasi selama 7-14 hari ke depan," imbuh Hendrajati.

Pria lulusan AKIP Angkatan ke-40 itu menjelaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan yang ada.

Pihak rutan juga telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait pengamanan di sekitar rutan.

MSAT juga belum boleh dikunjungi siapapun selama menjalani isolasi. Kecuali ada permohonan dari aparat penegak hukum untuk kepentingan penyidikan lanjutan atau penyelesaian berkas perkara.

"Layanan kunjungan rencananya baru akan dibuka 19 Juli mendatang, tapi MSAT baru bisa dikunjungi keluarga setelah keluar dari ruang isolasi," tuturnya.

Baca: Kasat Reskrim Polres Jombang Disiram Air Panas saat Jemput Paksa Anak Kiai Tersangka Pencabulan

Sebelumnya, kasus dugaan pencabulan yang membuat mas Bechi jadi tersangka itu bermula pada 2019 silam.

Mas Bechi dilaporkan ke Polres Jombang pada Selasa (29/10/2019), oleh korban yang berinisial NA seorang santri perempuan asal Jawa Tengah.

Lalu, Selasa (12/11/2019), Polres Jombang mengeluarkan surat perintah dimulainya penyidikan.

Mas Bechi dijerat pasal berlapis yakni tentang pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur atau pasal 285 dan 294 KUHP.

Pada Januari 2020, Polda Jatim mengambil alih kasus tersebut.

Namun, Mas Bechi tetap mangkir dalam agenda pemeriksaan.

Polisi bahkan gagal menemui Mas Bechi saat akan diperiksa di lingkungan lembaga pendidikan tempat tinggalnya.

Mas Bechi sempat mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk meminta kepastian hukum atas status hukumnya yang sudah dua tahun tanpa kejelasan.

Dalam permohonan praperadilan itu, termohon adalah Polda Jatim dan turut termohon adalah Kejaksaan Tinggi Jatim.

Kuasa hukum mas Bechi, Setijo Boesono, saat itu, mengatakan, berkas kasus kliennya sudah beberapa kali ditolak oleh pihak kejaksaan, namun sampai saat ini belum jelas kepastian proses hukum berlanjut.

Namun pada Kamis (16/12/2021), pihak Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menolak permohonan praperadilan mas Bechi.

Hingga akhirnya, Mas Bechi dijemput oleh polisi dan menyerahkan diri.

Proses Panjang Mas Bechi Tersangka Pencabulan Menyerahkan Diri, Dikepung hingga Negoisasi dengan Kiai

Perlu proses panjang sebelum Moch Subchi Al Tsani alias MSAT (42) DPO alias Mas Bechi, anak Kia Jombang tersangka kasus pencabulan santriwati akhirnya menyerahkan diri.

Lebih dari 15 jam prosesnya sampai Mas Bechi, anak Kiai Jombang ini menyerahkan diri.

Mulai dari polisi mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang untuk mencari keberadaan Mas Bechi, Anak Kiai Jombang ini.

Setelah melalui proses panjang Polisi akhirnya berhasil jemput paksa tersangka MSAT alias Bechi kurang lebih sekitar pukul 23.30WIB dini hari.

Tersangka MSAT menyerahkan diri dengan pengawalan ketat dibawa ke Mapolda Jawa Timur. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Mas Bechi Tersangka Kasus Pencabulan Terbiasa Hidup Enak, Begini Nasibnya Kini di Sel 4 x 5 Meter

Editor: winda rahmawati
Video Production: febrylian vitria cahyani
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved