Minggu, 19 April 2026

Terkini Nasional

Beda Waktu Salat Iduladha Pemerintah dan Muhammadiyah, MUI Imbau Masyarakat Saling Hormati

Sabtu, 9 Juli 2022 09:04 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat untuk saling menghormati terkait perbedaan waktu pelaksanaan sholat Idul Adha.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Sementara Muhammadiyah memutuskan Hari Raya Idul Adha 1442 H jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022.

Artinya, terdapat perbedaan satu hari antara Pemerintah dan Muhammadiyah.

Untuk itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI, Ahmad Fahrur Rozi meminta masyarakat agar menghormati satu sama lain.

"Kami mengimbau masyarakat saling menghormati saling menghargai," katanya, dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Jumat (8/7/2022).

Baca: Momen Presiden Joko Widodo Temui Pedagang di Pasar Alasa Nias, Belanja Cabai hingga Pisang

Menurut pria yang akrab dipanggil Gus Fahrur, perbedaan waktu itu bukan hanya sekali terjadi.

Bahkan, perbedaan waktu penentuan bulan Ramadhan dan Idul Fitri juga berbeda di tahun ini.

"Perbedaan itu sering terjadi, kemarin Idul Fitri juga beda. Ini sudut pandang hukum, ini juga harus dihormati walaupun kita memilih yang ikut pemerintah. Kalau Muhammadiyah ya silakan nggak ada masalah," ucapnya.

Selain itu, Gus Fahrur meminta masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai ajang caci-mencaci sesama muslim.

Di sisi lain, Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) saat pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1443 H.

Imbauan tersebut, disampaikan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib.

“Kami berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat Hari Raya Iduladha 1443 H, karena bukan hanya terkait pandemi Covid-19, tetapi juga untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku atau PMK,” kata Adib di Jakarta, Selasa (15/7).

Dikutip dari Kemenag.go.id, Adib menjelaskan, penerapan prokes tidak hanya saat pelaksanaan salat id dan penyembelihan hewan kurban saja, tetapi juga saat melakukan pembagian daging kurban.

“Ketika membagikan daging kurban, sebaiknya gunakan nomor antrean. Selain itu, pilih kantung daging yang ramah lingkungan."

"Beberapa wilayah di Jawa Barat misalnya, menggunakan boboko yang terbuat dari bambu. Saya kira ini sekaligus memberdayakan kreativitas masyarakat,” tutur Adib.

Baca: Kasus Quotex Doni Salmanan Temui Babak Baru, Bakal Diadili 17 Jaksa Gabungan dari Kejari & Kejagung

Sebelumnya, pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada Minggu (10/7/2022).

Keputusan diumumkan setelah sidang isbat yang digelar pada Rabu (29/6/2022) sore.

Adapun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Minggu 10 Juli 2022.

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sudah menetapkan Hari Raya Idul Adha pada 9 Juli 2022.

Hal itu tertuang dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1443 H.

Dikutip dari TribunJakarta.com, Masjid Istiqlal Jakarta akan menggelar Sholat Idul Adha 1443 H pada 10 Dzulhijjah yang jatuh pada Minggu (10/7/2022).

Rencananya, pada pelaksanaan sholat Idul Adha ini akan dihadiri oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Maruf Amin, dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Mengikuti keputusan pemerintah melalui sidang isbat mengenai pelaksanaan Idul Adha 1443 Hijriah, Masjid Istiqlal melangsungkan shalat Idul Adha pada Ahad, 10 Juli 2022," kata Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, Kamis (7/7/2022).

Nasaruddin Umar mengatakan, selain dihadiri Presiden, salat Idul Adha di Masjid Istiqlal juga rencananya dihadiri oleh pimpinan dan pejabat kementerian serta lembaga negara, dan duta besar negara-negara sahabat.

Gelaran Salat Iduladha 1443 H di Masjid Istiqlal akan dimulai pukul 07.00 WIB.

Masyarakat umum juga dipersilakan melaksanakan Salat Idul Adha 1443 H di Masjid Istiqlal.

Meski begitu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Nasaruddin Umar juga mengimbau kepada setiap masyarakat yang ingin melangsungkan sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, untuk datang lebih pagi agar bisa mendapat shaf di dalam area masjid. (*)

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana, Kompas.com/Singgih Wiryono, Kompas.tv)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beda Waktu Sholat Idul Adha Pemerintah dan Muhammadiyah, MUI Imbau Masyarakat Saling Hormati

Editor: winda rahmawati
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Iduladha   #Iduladha 2022   #Muhammadiyah   #MUI

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved