TRIBUNNEWS UPDATE
Berbeda dengan Rusia, Ukraina Justru Sedih Johnson Mundur dari PM Inggris, Jadi Sekutu Penting
TRIBUN-VIDEO.COM - Reaksi berbeda antara Rusia dan Ukraina dengan mundurnya Boris Johnson dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Inggris pada Kamis (7/7/2022).
Bila Rusia merayakan jatuhnya Johnson, berbeda dengan Ukraina yang merasa sedih.
Bagi Ukraina, Inggris adalah sekutun penting selama perang melawan Rusia.
Dikutip dari Tribunnews.com, hal ini diungkapkan seorang penasihat presiden Ukraina.
Ia mengatakan ada kesedihan Johnson mundur dari jabatannya.
Mengingat hubungan Boris Johnson dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sangat baik.
"Kita percaya bahwa Inggris akan tetap menjadi sekutu penting tetapi kita tentu sedih (atas mundurnya Boris Johnson)."
"Telah tercipta hubungan yang erat antara kedua pemimpin tersebut," ujarnya.
Baca: 50 Anggota Pemerintahnya Mundur, Boris Johnson Mengundurkan Diri dari Perdana Menteri Inggris
Baca: Terus Awasi Pergerakan Rusia, PM Inggris Boris Johnson Ungkap Putin Ancam 35 Kali Perang Nuklir
Sebagaimana diketahui, Johnson sebagai kepala pemerintahan Inggris telah mendukung Ukraina selama perang.
Tak hanya dukungan militer yang mengirimkan persenjataan kepada Ukraina.
Tetapi juga, Inggris terlibat aktif dalam menjatuhkan paket sanksi bersama negara-negara sekutu Barat ke Rusia.
Berkat sikap hangatnya untuk Ukraina, popularitas Boris Johnson meningkat di jalanan Kiev.
Masyarakat Kiev menjulukinya sebagai Borys Johnsoniuk.
Selain itu, berdasarkan survei pada bulan Juni, Boris Johnson menjadi pemimpin paling popular dengan raihan 90 persen di mana hanya terpaut tiga persen dari Zelensky.
Kecintaan masyarakat Ukraina terhadap Boris terbukti saat seorang pembuat roti di Kiev mempersembahkan kue spesial untuk sang perdana menteri itu.
(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beda Reaksi Mundurnya Boris Johnson sebagai Perdana Menteri Inggris: Rusia Senang Ukraina Sedih
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina Klaim Jatuhkan Drone Iran di Timur Tengah, Kirim Ahli Pertahanan Udara ke Sejumlah Negara
7 jam lalu
Tribunnews Update
Menlu Rusia Lavrov Kecam Serangan Israel: Gencatan Senjata AS-Iran Wajib Berlaku untuk Lebanon
21 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.