Terkini Daerah
Puan Maharani Dinilai Punya Persyaratan Terlengkap untuk Jadi Ketum dan Capres PDIP
TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat politik yang juga Founder Cyrus Network Hasan Nasbi menduga Ketua DPR RI Puan Maharani sedang disiapkan PDI-P untuk menjadi penerus Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Selain itu, Hasan juga memprediksi Puan sedang disiapkan untuk maju sebagai calon presiden (capres).
"Bu Puan memang disiapkan sebagai penerus Bu Mega dan trah Soekarno di politik. Baik itu nanti sebagai Ketua Umum PDI-P, maupun sebagai calon presiden," ujar Hasan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/7/2022).
Hasan menjelaskan, curiculum vitae (CV) yang dimiliki Puan memang yang terlengkap dibandingkan kader PDI Perjuangan lainnya.
Di legislatif, Puan pernah menjadi anggota DPR. Kemudian, saat ini dirinya menjabat Ketua DPR.
"Di eksekutif menjabat Menko. Di partai pun, beliau menjabat salah satu ketua (DPP). Jadi karir politik berikutnya bagi Puan memang jadi ketum partai, dan menjadi capres dari PDI-P. Itu sangat masuk akal," tuturnya.
Baca: Warganet Geram Lihat Pengawal Puan Maharani yang Kasar dan Main Dorong Terhadap Jurnalis
Baca: Puan Maharani Kunjungi DPC PDIP Kota Cirebon dan Pesantren Buntet, Sampaikan Pesan Hadapi Pemilu
Namun, ia mempertanyakan, apakah nantinya Puan memilik daya tarik yang sama seperti Megawati, apabila kelak didapuk menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan.
Menurut dia, Megawati masih tetap harus mengontrol PDI Perjuangan, apabila Presiden kelima RI itu turun dari kursi kekuasaannya di parpol.
Sama halnya, imbuh dia, ketika Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan estafet kepemimpinan Partai Demokrat kepada Agus Harimurti Yudhoyono.
"Problemnya tetap ada. Apakah nanti sebagai ketum partai, magnet Bu Puan akan sekuat Bu Mega?" ucap Hasan.
Sementara itu, jika Puan maju sebagai capres, maka kendalanya adalah selera publik. Sebab, ia mengatakan, ada kader PDI Perjuangan lain yang lebih diminati oleh masyarakat.
"Namun persoalan ini sebenarnya bisa diselesaikan baik-baik. Bu Puan yang maju capres, dan Mas Ganjar yang tampil sebagai endorser utama atau malah jadi ketua tim kampanye. Dengan demikian para pemilih PDI-P maupun publik melihat partai tetap kompak dan solid dalam pencapresan," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Puan Maharani mendapat tugas baru di partainya untuk keliling Indonesia bertemu dengan kader PDI-P di daerah. Tugas ini dimandatkan langsung oleh Megawati.
Puan mengaku, dirinya telah berkeliling ke berbagai penjuru tanah air, mulai dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua.
"Selama ini saya muter-muter, Jawa Tengah, Jawa Timur, ini mulai masuk Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua, dan lain sebagainya. Ada yang nanya Mbak Puan mau ngapain si muter-muter?" kata Puan dalam keterangannya, Senin (4/7/2022).
Menurut Puan, tugasnya untuk berkeliling tanah air ini dalam rangka konsolidasi partai.
Diketahui, Megawati pernah mengamanatkan Puan agar melakukan penjajakan kerja sama dengan partai politik lain guna menghadapi Pemilu 2024.
"Dan tadi saya diminta ibu ketum sebagai ketua DPR bisa ikut menjajaki kerja sama, ada silaturahim," kata Puan usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI-P di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Puan Dinilai Punya "CV" Lengkap untuk Jadi Ketum PDI Perjuangan dan Capres"
#Puan Maharani#Ketua DPR#PDI-P#Megawati Soekarnoputri
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Respons Jokowi soal Narasi yang Tuding Puan, AHY & Rizieq Shihab Dalang di Balik Kasus Ijazah Palsu
Jumat, 3 April 2026
Tribunnews Update
PDIP Habis Kesabaran, Tetap Polisikan Pemilik YouTube Penuduh Puan Jadi Koordinator Ijazah Jokowi
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
PDIP Siap Polisikan Pemilik Channel YouTube Tuduh Puan Jadi Koordinator Kasus Ijazah Jokowi
Jumat, 27 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Momen Didit Putra Prabowo Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Megawati-Puan hingga Tiup Lilin Bersama
Rabu, 25 Maret 2026
Terkini Nasional
Enggan Komentari Pertemuan Prabowo dan Megawati, Jokowi Pilih Bungkam dan Hanya Ucapkan Terima Kasih
Minggu, 22 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.