Kamis, 30 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

2 Peluncur dan Gudang Roket HIMARS Buatan AS Dihancurkan oleh Rudal Berpresisi Tinggi Rusia

Kamis, 7 Juli 2022 14:44 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia mengklaim telah menghancurkan dua peluncur rudal Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) buatan AS di wilayah Donbas, Ukraina Timur.

Akan tetapi, klaim tersebut dibantah oleh pasukan Angkatan Bersenjata Ukraina.

Klaim soal hancurnya dua HIMARS kiriman AS tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov.

Selain itu, Rusia juga menghancurkan dua depot amunisi yang menyimpan roket untuk HIMARS di sebuah desa di bagian selatan Kramatorsk, Ukraina.

Depot amunisi tersebut dihancurkan menggunakan rudal presisi tinggi yang diluncurkan dari udara.

Baca: Vladimir Putin Deklarasikan Kemenangan di Luhansk, Target Selanjutnya Alihkan Serangan ke Donetsk

“Di dekat desa Malotaranovi di Republik Rakyat Donetsk, dua peluncur roket multipel HIMARS buatan AS dan dua depot amunisi terkait telah dihancurkan oleh rudal presisi tinggi yang diluncurkan dari udara,” kata juru bicara kementerian pertahanan Rusia Igor Konashenkov.

Konashenkov juga mengatakan, mereka telah menghancurkan stasiun radar di daerah Limany, wilayah Mykolaiv.

Stasiun itu digunakan untuk sistem pertahanan udara S-300 yang dioperasikan Ukraina.

Selain itu digunakan sebagai kamp yang menampung unit tentara bayaran asing juga dihancurkan

Di sisi lain, staf umum Ukraina menolak klaim Rusia atas serangan terhadap sistem roket artileri (HIMARS).

Baca: Hari ke-131, Putin Beri Perintah Baru seusai Pasukan Duduki Luhansk, Rusia Bergerak Hantam Donetsk

Diketahui, Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri mengatakan, bahwa Ukraina hanya menerima empat sistem HIMARS dari AS pada awal Juli.

Sedangkan Washington, telah berjanji untuk mengirimkan delapan sistem rudal tambahan pada pertengahan Juli.

Pasokan senjata Barat sangat penting bagi upaya Ukraina untuk bertahan dan melawan serangan dari pasukan Rusia.

Sementara itu, 25 dari 28 negara yang memberikan bantuan militer ke Ukraina merupakan anggota NATO.

Termasuk di antaranya ialah AS dan Inggris, yang memasok Kyiv dengan senjata canggih seperti sistem peluncuran roket ganda (MLRS).

Meski banyak senjata yang dikirim, namun militer Ukraina tetap kalah dari segi persenjataan oleh pasukan Rusia.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Klaim Sukses Hancurkan Peluncur dan Gudang Roket HIMARS Bikinan AS di Ukraina

# Ukraina # Rusia # HIMARS # Donbas

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Ukraina   #Rusia   #HIMARS   #Donbas

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved