Konflik Rusia Vs Ukraina
Pasukan Makin Terkuras, Rusia Disebut Rekrut Napi Jadi Relawan Perang, Janjikan Gaji Tinggi
TRIBUN-VIDEO.COM - Puluhan relawan narapidana Rusia dilaporkan terlibat dalam perang melawan Ukraina.
Prekrutan ini diduga dilakukan militer Rusia untuk menggantikan pasukannya yang terkuras selama empat bulan peperangan.
Mereka dijanjikan dengan gaji tinggi dan amnesti selama enam bulan dinas.
Seperti diketahui saat ini pasukan Putin telah memfokuskan upayanya di Ukraina timur dan selatan.
Dikutip dari The Moscow Times, Kamis (7/7/2022), laporan ini berdasarkan penyelidikan media investigasi iStories.
Perusahaan swasta Wagner Group diduga merekrut relawan perang kepada para narapidan di St. Petersburg dan Nizhny Novgorod.
"Kerabat saya diberi tahu: 'Sangat sulit untuk mendeteksi Nazi di sana (di Ukraina), mereka sangat terlatih,'" kata anggota keluarga seorang tahanan yang tidak disebutkan namanya kepada iStories.
Baca: Pernyataan Tegas Uni Eropa atas Konflik Rusia dan Ukraina: Tak Akan Ikut Berperang
Baca: Bertubi-tubi! Pasukan Rusia Serang Stasiun Rudal S-300 Milik Ukraina di Mykolaiv, Hancur Lebur
Sementara anggota keluarga seorang tahanan menceritakan soal pengakuan kerabatnya tentang pertemuan dengan perekrut.
"Mereka berkata: 'Anda akan berada di barisan depan membantu mendeteksi Nazi, jadi tidak semua orang akan kembali."
Mereka ditawari janji lisan sebesar 5 juta rubel atau sekitar Rp 1 miliar yang dibayarkan kepada keluarga mereka jika meninggal.
Di sebuah tempat penjara St. Petersburg, 200 narapidana awalnya menujukkan keinginan atas tawaran tersebut.
Berdasarkan laporan iStories sebanyak 40 orang di antaranya akhirnya mendaftar menjadi relawan perang di Ukraina.
Seorang penjaga tahanan mengaku baru mendengar kabar, saat kerabat tahanan menghubunginya dan menanyakan soal perekrutan relawan perang.
(Tribun-Video.com/themoscowtimes.com)
Artikel ini telah tayang dengan judul "Russian Prisons, Corporations Recruit Ukraine ‘Volunteers’ – Reports"
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Jenderal Iran Siaga Penuh Hadapi Potensi Perang Darat, Pastikan Tak Ada Pasukan AS yang Selamat
Kamis, 2 April 2026
Mancanegara
Kini Trump Kembali Klaim Menang Lawan Iran, Siap Serang Lebih Keras dalam 2 Minggu
Kamis, 2 April 2026
Tribun Video Update
Rangkuman Perang Timur Tengah: Gelombang 89 Skala Besar hingga Blok Poros Tingkatkan Serangan Rudal
Kamis, 2 April 2026
Tribun Video Update
Rusia Akui Siap Pasok Minyak untuk Indonesia di Bawah Rezim Prabowo-Gibran: Terbuka Jika Dibutuhkan
Kamis, 2 April 2026
Tribun Video Update
80 Lembaga Think Tank Percaya AS-Israel Telah Gagal dalam Perangnya Melawan Iran & Poros Perlawanan
Kamis, 2 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.