Tribunnews Update
Pejabat Rusia Peringatkan Konsekuensi yang akan Diterima Turki karena Mendukung Ekspansi NATO
TRIBUN-VIDEO.COM - Pejabat Rusia memberikan peringatan kepada Turki setelah negara itu menyetujui penerimaan Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO.
Cepat atau lambat, Turki disebut akan menerima konsekuensinya.
Pemimpin Partai Demokrat Liberal Rusia (LDPR), Leonid Slutsky menyampaikan peringatan melalui Telegram, Rabu (29/6).
Slutsky mengatakan, jika dirinya di posisi Turki, maka ia tak akan tersanjung dengan jaminan imbalan yang dijanjikan.
Baca: Inggris Kembali Beri Bantuan 1 Miliar Euro untuk Ukraina Lawan Invasi Rusia
Hal ini lantaran Turki disebut tidak memveto aksesi Finlandia dan Swedia ke NATO.
"Saya tidak akan terlalu tersanjung tentang jaminan yang saya terima sebagai imbalan karena tidak memveto aksesi Finlandia dan Swedia ke NATO," katanya, menurut terjemahan bahasa Inggris.
Dikutip dari TASS via Newsweek, masuknya Finlandia dan Swedia ke NATO memang telah membuat sikap negara-negara lain berubah.
Turki awalnya tidak setuju dua negara Nordik itu bergabung dengan aliansi, namun kenyataannya kini mulai melunak.
Rusia pun ikut bereaksi dengan perubahan sikap Turki yang berbalik arah.
Baca: Rusia Hancurkan Batalion-108 dan Gugurkan 320 Tentara Ukraina di Kharkov, Hanya 30 Personel Tersisa
Slutsky lantas memperingatkan Turki soal konsekuensi yang akan diterimanya.
Bisa saja hubungan Turki dengan Rusia akan merenggang.
"Namun, mereka harus memahami dengan jelas konsekuensi dari langkah seperti itu terhadap hubungan mereka dengan Rusia dan pada arsitektur keamanan umum di Eropa, yang sudah dalam krisis yang mendalam," katanya.
Setelah invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari, baik Swedia dan Finlandia mengumumkan rencana mereka untuk mengajukan keanggotaan di NATO.
Semua negara anggota perlu mendukung penerimaan anggota baru agar permohonan disetujui.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan awalnya mengatakan bahwa dia akan memblokir tawaran kedua negara Nordik.
Erdogan beralasan ada masalah keamanan yang berpusat pada dugaan menyembunyikan anggota dari sebuah organisasi dianggap sebagai kelompok teroris.
Namun, Erdogan dan rekan-rekannya dari Finlandia dan Swedia bertemu pada pertemuan puncak NATO di Madrid Selasa (28/6).
Mereka menyetujui sebuah memorandum yang membahas masalah keamanan Turki.
Kemudian, pada hari Rabu, NATO secara resmi mengundang Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan aliansi militer dengan dukungan Turki.
Pejabat Rusia seperti Presiden Vladimir Putin dengan keras menentang ekspansi NATO dan memperingatkan Swedia dan Finlandia agar tidak bergabung dengan barisannya.
Putin bahkan menyebut prospek ekspansi NATO sebagai salah satu alasannya di balik invasi ke Ukraina.
(Tribun-Video.com)
Editor Video: Aditya Hellen
Host: Agung Laksono
Artikel telah tayang dengan judul Russian Official Warns of Consequences for Turkey Backing NATO Expansion
# Pejabat Rusia # Konsekuensi # Turki # Dukung # NATO
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Sumber Lain
LIVE UPDATE
Trump Sebut Iran Omong Kosong, Akui Sangat Kecewa dengan NATO dan Negara-negara Sekutunya
Selasa, 7 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Kecewa NATO dan Sekutu Enggan Bantu Perang Lawan Iran, Kembali Lontarkan Ejekan Macan Kertas
Selasa, 7 April 2026
Berita Terkini
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
NATO di Ambang Keretakan, Trump Murka soal Iran dan Hormuz, Presiden Prancis Balas dengan Sindiran
Jumat, 3 April 2026
Internasional
Respons Inggris Tanggapi Ancaman Trump Keluar dari NATO Gegara Ogah Bantu AS Perang Lawan Iran
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.