Terkini Daerah
1.643 Ekor Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Banten, Pemerintah Diminta Lakukan Langkah Cepat
TRIBUN-VIDEO.COM - Berikut ini informasi soal kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Provinsi Banten.
Berdasarkan keterangan pers yang disampaikan BNPB, tercatat ada 1.643 ekor hewan ternak terpapar virus PMK di Banten
Kota Tangerang menjadi wilayah kasus konfirmasi tertinggi kasus PMK, di mana tercatat ada 483 kasus.
Kemudian, disusul Kabupaten Tangerang tercatat ada 304 kasus dan Kabupaten Lebak ada 301 kasus.
Menyikapi temuan kasus PMK di Banten itu, pihak Badan Nasional Penanggangan Bencana (BNPB) terus berupaya meminimalisir.
Baca: Kota Padang Butuh Ribuan Dosis Vaksin PMK, Syahrial Kamat Sebut Distan Ajukan Tambahan ke Pusat
Utamanya menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha pada tahun 2022, dimana kebutuhan akan hewan-hewan tersebut meningkat di seluruh wilayah di Indonesia.
Pada Selasa (28/6/2022), BNPB menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh Forkompimda, BPBD dan TNI/Polri dalam rangka pencegahan penyebaran PMK di Banten.
Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan mewakili Kepala BNPB Letejen TNI Suharyanto menyampaikan dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten, enam di antaranya tercatat telah terinfeksi virus PMK.
“Dari delapan wilayah di Banten, hanya dua yang tidak tercatat kasus PMK nya yaitu Kota Serang dan Kota Cilegon, secara nasional Banten berada di posisi kesepuluh,” ucap Fajar, dalam keterangannya.
Baca: Edy Rahmayadi Beri Rp 10 Juta untuk Peternak di Sumut yang Hewannya Dimusnahkan Imbas PMK
Dirinya menambahkan, Kepala BNPB yang juga Ketua Satgas Penanganan PMK mengimbau kepada pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah penanganan dengan cepat.
“Melakukan penjagaan ketat di titik masuk dan perbatasan, tidak boleh ada pergerakan keluar masuk hewan dari zona merah ke zona aman atau sebaliknya, kemudian melakukan screening agar segera diketahui binatang yang terpapar dan tidak,” lanjutnya.
Selanjutnya pemerintah menyediakan kebutuhan vaksin gratis bagi peternak kecil, sedangkan untuk peternak besar/ industri disediakan oleh perusahaan.
“Salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran PMK adalah dengan vaksinasi, yang divaksinasi adalah hewan yang sehat, untuk yang sakit diobati,” tutup Fajar.
Turut hadir dalam rakor, Inspektorat Utama BNPB Tetty Saragih, Deputi Bidang Pencegahan Prasinta Dewi, Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Fajar Setyawan, Kakordalops Satgas Covid-19 Brigjen TNI Lukmansyah dan perwakilan Satgas Penanganan Covid-19.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Kasus PMK di Banten: 1.643 Ekor Hewan Ternak Terpapar Virus, Terbanyak di Kota Tangerang
# vaksinasi PMK # kasus aktif PMK # daerah tertular pmk # Virus PMK # Banten
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribun Banten
Tribunnews Update
Wabup Lebak Marah dan Tinggalkan Lokasi Halalbihalal seusai Bupati Hasbi Singgung Status Napi
Selasa, 31 Maret 2026
Terkini Daerah
Tak Terima Disebut Mantan Napi, Wakil Bupati Lebak Walk Out dari Acara Halalbihalal ASN Pemda
Selasa, 31 Maret 2026
LIVE UPDATE
Menteri LH: Pemerintah bakal Percepat 2 Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Banten
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.