Konflik Rusia Vs Ukraina
Pasukan Rusia Serang Ibu Kota Ukraina, Serangan Terbesar Sejak Berminggu-minggu
TRIBUN-VIDEO.COM - Menjelang kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina, sejumlah serangan dilancarkan pasukan Rusia ke Ukraina.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi dijadwalkan akan berkunjung ke Ukraina dan Rusia.
Adapun dua kunjungan tersebut rencananya akan dilakukan setelah Presiden Jokowi menghadiri KTT G7 di Elmau, Jerman.
Jokowi akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terlebih dahulu, lalu menuju ke Moskow untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sejumlah serangan terjadi menjelang pertemuan Jokowi dengan dua pemimpin negara yang sedang berkonflik.
Berikut update serangan Rusia ke Ukraina dilansir Tribunnews dari berbagai sumber:
1. Rudal Hantam Kyiv
Selama akhir pekan, Rusia meningkatkan serangannya di Ukraina termasuk ibu kota Kyiv.
Ini merupakan serangan besar pertama di ibu kota Ukraina itu sejak berminggu-minggu.
Menurut laporan Washington Post, serangkaian rudal menghantam Kyiv pada Minggu (26/6/2022), menghancurkan rasa relatif tenang sejak penarikan Rusia dari ibu kota pada awal April.
Di saat yang sama, Kelompok Tujuh (G7) membuka pertemuan puncak tahunan di Jerman.
Serangan itu, yang melanda sebuah gedung apartemen dan taman bermain taman kanak-kanak, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai beberapa lainnya, kata pihak berwenang.
Ledakan pagi itu ditembakkan dari pesawat pengebom Rusia yang terbang di atas Laut Kaspia, kata juru bicara Angkatan Udara Ukraina.
Anton Gerashchenko, penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan seorang gadis 7 tahun berhasil ditarik dari puing-puing bangunan.
Ayah dari bocah itu adalah korban yang tewas.
Gerashchenko menunjukkan kepada wartawan paspor Rusia yang rusak, yang katanya milik wanita yang diselamatkan dari reruntuhan.
"Rusia menembak orang Rusia," cuitnya.
Presiden AS Joe Biden menyebut serangan itu sebagai contoh "barbarisme" Rusia.
Baca: Update Hari ke-123, Rusia Kembali Serang Ibu Kota Kyiv, Kanada Kerahkan Kapal Perang ke Laut Baltik
2. Serangan di Lysychansk
Separatis pro-Rusia mulai maju ke wilayah Lysychansk, kota besar terakhir di Luhansk timur yang masih dalam genggaman pasukan Ukraina.
The Guardian melaporkan, kota kembaran Lysychansk, yakni Sievierodonetsk, jatuh ke tangan pasukan pro-Rusia pada Sabtu (25/6/2022) setelah pertempuran sengit selama berminggu-minggu.
Menurut laporan TASS pada Minggu, seorang pejabat separatis menyebut pasukan Moskow telah memasuki Lysychansk dari lima arah dan mengisolasi para pejuang Ukraina.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan, pasukan Rusia menggunakan artileri untuk mencoba memotong Lysychansk dari selatan tetapi tidak menyebutkan separatis memasuki kota.
Pesawat serbu Rusia menyerang dekat Lysychansk, lapor Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pembaruannya pada Senin (27/6/2022).
Serhai Haidai, Gubernur Luhansk Ukraina, telah meminta warga sipil untuk mengevakuasi kota Ukraina timur, mengatakan bahwa situasinya "sangat sulit".
"Penduduk komunitas teritorial kota Lysychansk yang terhormat dan kerabat mereka. Karena ancaman nyata terhadap kehidupan dan kesehatan, kami menyerukan evakuasi segera. Situasi di kota sangat sulit. Selamatkan diri Anda dan orang yang Anda cintai," tulisnya di Telegram.
3. Peringatan di Lyiv
Gubernur Lyiv Ukraina, Maksym Kozytskyi mengatakan dalam postingan Telegram bahwa semalam ada dua peringatan serangan udara di wilayahnya.
Namun ancaman itu tidak terjadi.
Ia juga melaporkan sebanyak 190 orang tiba di Lviv dari Ukraina timur dengan dua kereta evakuasi kemarin.
Baca: Rudal Rusia Hantam Kyiv, Jelang Kunjungan Jokowi ke Ukraina, 1 Orang Tewas dan 4 Korban Luka-luka
4. Dua Orang Tewas di Kharkiv
Gubernur regional wilayah Kharkiv, Oleh Synyehubov, melaporkan seorang wanita 21 tahun dan wanita berusia 57 tahun tewas di wilayah Kharkiv.
Keduanya meninggal akibat serangan dari Rusia.
Selain itu, kata Synyehubov dalam Telegramnya, dalam semalam sebuah rudal Rusia menghantam halaman sekolah dan melukai tiga warga sipil lainnya.
"Angkatan bersenjata kami terus menghancurkan penjajah di jalur kontak. Di arah Kharkiv, penjajah menyerang ke arah Dementiivka dan Pitomnyk, menderita kerugian dan mundur. Di area Izium, musuh tidak berhenti berusaha untuk maju. Pembela kami melawan, menghancurkan tenaga dan kendaraan lapis baja penjajah," tulis Synyehubov.
Klaim ini belum diverifikasi secara independen.
5. 100 Mayat di Mariupol
Lebih dari 100 mayat telah ditemukan di satu rumah di Mariupol yang diduduki Rusia, kata penasihat wali kota.
"Ketika memeriksa bangunan di distrik Lioberezhny, di sebuah rumah yang terkena bom udara di persimpangan, lebih dari 100 mayat ditemukan dari mereka yang tewas akibat pengeboman."
"Mayat-mayat itu masih berada di bawah reruntuhan. Para penjajah tidak berencana untuk merebut dan mengubur," tulis Piotr Andryushchenko di Telegram, lapor Al Jazeera.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Serangan Rusia Jelang Kunjungan Jokowi ke Ukraina, Terbaru Rudal Hantam Kyiv
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDTAE
Rusia Kembalikan Seribu Jenazah Tentara ke Ukraina, Tandai Pertukaran Pertama di Tahun 2026
Jumat, 30 Januari 2026
TRIBUNNEWS UPDTAE
Pasukan Rusia Gempur Area Pelucuran UAV Ukraina, Depot Bahan Bakar & Lokasi Tentara Bayaran Disasar
Kamis, 29 Januari 2026
TRIBUNNEWS UPDTAE
Mundur Teratur, Pasukan Rusia Mulai Menarik Diri dari Pangkalan pangkalan di Timur Laut Suriah
Rabu, 28 Januari 2026
Mancanegara
Situasi Sulit Ibu Kota Ukraina: Ratusan Ribu Keluarga Kehilangan Listrik seusai Serangan Rusia
Rabu, 14 Januari 2026
Mancanegara
Bom FAB-500 Rusia Hancurkan Lokasi Pertemuan Pasukan Ukraina, Picu Ledakan Bertubi-tubi
Selasa, 6 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.