Rabu, 22 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hotman Paris Temui Ketua MUI, Minta Maaf Soal Promo Miras Holywings yang Dinilai Menista Agama

Senin, 27 Juni 2022 16:54 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Advokat sekaligus pemegang saham Holywings Indonesia, Hotman Paris Hutapea menemui Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah yang juga Rais Suriah PBNU, KH Cholil Nafis.

Dalam kesempatan tersebut, Hotman menyampaikan permintaan maaf yang dilakukan oleh staf Holywings.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, Hotman Paris menyampiakan permohonan maaf terkait kasus dugaan penistaan agama atas promosi minuman beralkohol gratis untuk sosok bernama 'Muhammad dan Maria' yang menjadi polemik.

"Halo saya Hotman Paris selaku salah satu pemegang saham di Holywings datang bersilaturahmi ke rumah Bapak Kiai Cholil Nafis selaku Ketua MUI dan juga Rais Suriah dari PBNU atas kesalahan yang dilakukan oleh staf Holywings yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan di medsos dan menimbulkan ketersinggungan umat Islam," ujar Hotman Paris pada Senin (27/6/2022).

Hotman pun mendukung aparat penegak hukum untuk melanjutkan memproses oknum karyawan yang melakukan tindakan tersebut.

Baca: Desak Periksa Hotman Paris terkait Promosi Miras di Holywings, Razman: Dia yang Paling Getol Promosi

Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam," kata Hotman Paris.

Hotman berharap permintaan maaf itu bisa diterima umat islam.

Ia melanjutkan, persoalan dugaan penistaan agama tersebut bsa diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku.

"Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku," kata Hotman paris.

Sementara itu, KH Cholil Nafis pun mengatakan menerima permintaan maaf secara pribadi.

"Makasih Bang, masyaallah, masyaallah. Saya mengucapkan terima kasih dan bangga Abang bisa klarifikasi tabayyun ke rumah ini dan sebagai pribadi saya memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan."

"Sebagai orang yang berbuat kesalahan adalah yang memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf, tentu orang Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," jelas KH Cholil Nafis.

KH Cholil sepakat proses hukum kasus penistaan agama terus dilanjutkan.

Baca: Hotman Paris Temui Ketua MUI dan Ucap Permohonan Maaf terkait Kasus Promosi Holywings

Bagi KH Cholil, kejadian tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk tak melakukan tindakan serupa.

"Berkenaan dengan penegakan hukum kami setuju bang ini terus diproses untuk pembelajaran, ini staf abang terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama, mungkin niatnya baik atau wallahu bishawab."

"Oleh karena itu saya sepakat ini terus di ranah pengadilan proses hukum berjalan, mudah-mudahan berjalan lancar menemukan keadilan dan seadil-adilnya," tegasnya.

Sebagai informasi, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan enam orang karyawan Holywings sebagai tersangka.

Keenam tersangka itu berinisial EJD, NDP, DAD, EA, AAB dan AAM.

Enam karyawan tersebut diancam hukuman 10 tahun penjara.

(Tribun-Video.com/ TribunMedan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Akhirnya Hotman Paris Buka-bukaan Kesalahan Staf Holywings, Pegawai Terancam 10 Tahun Penjara

# Holywings Indonesia # Hotman Paris # Cholil Nafis

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Yustina Kartika Gati
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved