Jumat, 24 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rudal Rusia Hantam Pemukiman di Kyiv Ukraina, 5 Orang Terluka dan Banyak Orang Terkubur Dalam Puing

Minggu, 26 Juni 2022 19:27 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rudal Rusia menghantam pemukiman di Kyiv, Ukraina.

Akibatnya, lima orang terluka dan banyak orang terkubur di bawah puing bangunan.

Ini merupakan serangan pertama di Ibu Kota Ukraina dalam hampir tiga minggu terakhir.

Dilansir Al Jazeera, apartemen sembilan lantai di distrik Shevchenkivskiy terbakar dan mengalami kerusakan, demikian layanan darurat mengatakan pada Minggu (26/6/2022).

Wali Kota Vitali Klitschko mengatakan beberapa ledakan terdengar di distrik Shevchenkivsky sekitar pukul 06.30 pagi (03.30 GMT) pada Minggu.

"Ambulans dan penyelamat berada di lokasi. Di dua gedung, penyelamatan dan evakuasi warga sedang berlangsung," kata Wali Kota.

"Beberapa penduduk telah dievakuasi, dua orang terluka telah dirawat di ruma sakit."

Klitschko menambahkan seorang gadis berusia tujuh tahun dievakuasi dari bawah puing-puing dan petugas penyelamat berusaha menyelamatkan ibunya.

Lebih banyak orang diperkirakan terperangkap di bawah bangunan yang runtuh.

4 Rudal Dijatuhkan di Ibu Kota

Charles Stratford dari Al Jazeera, melaporkan dari lokasi serangan, total empat rudal dijatuhkan di ibu kota.

“Seorang wanita (terluka) telah dibawa pergi bersama suaminya,” kata Stratford.

“Suaminya tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.”

Baca: Sosok Komandan Pasukan Elite yang Pimpin 39 Personel Kawal Presiden Jokowi selama di Ukraina-Rusia

Distrik bersejarah Shevchenkivskiy, salah satu lingkungan pusat Kyiv, adalah rumah bagi sekelompok universitas, restoran, dan galeri seni.

Klitschko menuduh Rusia menyerang ibu kota untuk "mengintimidasi Ukraina" menjelang pertemuan puncak NATO di Madrid dari 28 hingga 30 Juni, di mana aliansi transatlantik diperkirakan akan membahas dukungan militer dan keuangan ke Ukraina.

Larangan emas Rusia

Beberapa jam setelah serangan hari Minggu, Inggris mengumumkan akan bergabung dengan sesama kekuatan G7 Kanada, Jepang dan Amerika Serikat dalam melarang ekspor emas Rusia untuk menghentikan oligarki membeli logam mulia untuk menghindari sanksi terhadap Moskow.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang diperkirakan akan berpidato di pertemuan G7 dan NATO, mengatakan kota-kota sejauh Lviv, dekat perbatasan Polandia, telah diserang pada hari Sabtu.

“Ini menegaskan… bahwa sistem pertahanan udara – sistem modern yang dimiliki mitra kami – tidak boleh berada di lokasi (saat ini) atau di gudang, tetapi di Ukraina,” katanya dalam pidato hariannya.

Baca: Jelang Kunjungan ke Rusia dan Ukraina, Eks Wamenlu RI Beri 9 Saran untuk Presiden Jokowi

Ukraina berharap Rusia dapat diserang balik

Rusia ke depannya akan terus maju dan merebut lebih banyak tanah di tepi seberang sungai Siverskyi Donetsk, di mana kota kembar Severodonetsk, Lysychansk berada.

Dikutip Al Jazeera, Ukraina akan menyerang balik Rusia dalam beberapa minggu mendatang dan berharap Moskow akan membayar harga setelah merebut Severodonetsk.

Diwartakan The Guardian, Lysychansk dan Severodonetsk telah menjadi titik fokus serangan Rusia yang bertujuan untuk merebut semua wilayah Donbas, Ukraina timur.

Kedua kota dan daerah sekitarnya adalah kantong besar terakhir perlawanan Ukraina di Provinsi Luhansk, 95 persen di antaranya berada di bawah kendali separatis Rusia dan lokal.

Pasukan Rusia dan separatis juga menguasai sekitar setengah dari Donetsk, provinsi kedua di Donbas.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 4 Rudal Rusia Hantam Pemukiman di Kyiv, 5 Orang Terluka dan Banyak Orang Terkubur dalam Puing-puing

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Riko Pulanggeni
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #rudal   #Rusia   #Ukraina   #Kyiv

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved