TRIBUNNEWS UPDATE
Fadli Zon Sindir Pengawalan Super Ketat Jokowi ke Ukraina, Dinilai Terlalu Berlebihan
TRIBUN-VIDEO.COM - Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon berkomentar soal rencana kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina.
Fadli menilai, pengawalan dari Paspampres yang dilakukan untuk Jokowi terlalu berlebihan.
Ia menjelaskan bahwa rute yang dilalui Jokowi untuk menuju Ibu Kota Kyiv sudah aman.
Hal ini disampaikan Fadli Zon melalui akun Twitter-nya @fadlizon pada Sabtu (25/6/2022).
Fadli Zon menilai bahwa pengawalan Jokowi saat berkunjung ke Ukraina terlalu berlebihan.
Menurutnya, banyak daerah di Ukraina yang saat ini masih aman untuk didatangi.
Baca: Jelang Kunjungan Presiden Jokowi, 4 Ledakan Terdengar di Kyiv Diiringi Kobaran Api dan Asap Hitam
Terutama di wilayah perbatasan Polandia-Kyiv.
"Jalur dari Warsawa, Polandia ke Kiev, Ukraina baik naik mobil atau kereta aman. Tak ada perang di sana. Sekolah dan kehidupan sehari2 perlahan sdh kembali pulih," tulis Fadli Zon di Twitter.
Bahkan, politisi Partai Gerindra itu membandingkan kedatangan Jokowi dengan tokoh lain yang sebelumnya mengunjungi Ukraina.
Mereka yang sudah datang ke Kyiv tidak mendapat pengawalan yang berlebihan, termasuk mengenakan rompi anti peluru.
"Semua tokoh yang bolak balik ke Kiev tak pakai pengawalan berlebihan. Tak ada yg pakai anti peluru dll," imbuhnya.
Dikutip dari Tribunnews.com, Presiden Jokowi dijadwalkan mengunjungi Ukraina pada akhir Juni 2022 ini.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menerjunkan 39 personel untuk mengawal Jokowi dalam kunjungannya ke Ukraina.
Komandan Paspampres Mayjen Tri Budi Utomo menjelaskan, 39 personel tersebut terdiri dari tim penyelamatan (Matan), tim utama (main group) dan tim pendahulu (advance).
"Kalau kita sendiri yang melekat ke beliau ada 19 ditambah yang matan-nya (tim penyelamatan) sendiri 10 di sana, berarti 29 ditambah dengan 10 orang uang sudah stanby di sana," kata Komandan Paspampres Mayjen Tri Budi Utomo, Kamis, (23/6/2022), dilansir Tribunnews.com.
Sejumlah perlengkapan akan dibawa Paspampres dalam mengawal Presiden.
Baca: Jokowi Berkunjung ke 4 Negara, Pemerintahan akan Dipimpin Sementara oleh Wakil Presiden Maruf Amin
Di antaranya helm, rompi anti peluru, hingga senjata laras panjang.
Tri mengatakan, pihak Ukraina memperbolehkan Paspampres membawa senjata laras panjang dengan amunisi tidak terbatas.
"Untuk senjata yang biasanya kita tidak menggunakan senjata laras panjang dari pihak Ukraina juga sudah memberi kita keleluasaan untuk membawa senjata laras panjang sesuai dengan jumlah personil Paspampres kita dengan amunisi yang tidak terbatas," katanya.
Sebagai informasi, kunjungan Jokowi ke Ukraina merupakan salah satu rangkaian agenda ke luar negeri yang dimulai pada Minggu (26/6) hari ini.
Rencananya, Jokowi akan mengunjungi beberapa negara yaitu Jerman, Ukraina, Rusia, dan Uni Emirat Arab.
Kedatangan Jokowi ke negara berkonflik itu disebut membawa misi perdamaian.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Agenda Kunjungan Jokowi ke Luar Negeri: Hadiri KTT G7 hingga Bahas Perdamaian Ukraina-Rusia
# Kota Kyiv # Fadli Zon # Presiden Joko Widodo # Ukraina
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Bom Gudang Senjata Ukraina di Dubai, Ancam Kiev Jadi Target Sah Jika Cawe-cawe Perang AS-Israel
Rabu, 1 April 2026
Terkini Daerah
Pro Kontra Revitalisasi Keraton Kilen, Strategi Pakubuwono X Jaga Kejayaan Mataram Islam
Selasa, 31 Maret 2026
Tribun Video Update
Serangan Gabungan Iran Hancurkan Depot Sistem Anti-drone Ukraina & Jadikan 21 Personel Korban Jiwa
Minggu, 29 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Krisis Amunisi, Pentagon Siap Alihkan Bantuan Ukraina ke Timur Tengah demi Hadapi Perang Iran
Sabtu, 28 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Pertimbangkan Alihkan Senjata Ukraina ke Timur Tengah, Perang Iran Kuras Stok Amunisi
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.