Terkini Daerah
TNI AL Terlibat Adu Jotos saat Lerai Perkelahian Warga, Refleks Balas Pukulan
TRIBUN-VIDEO.COM -- Viral di media sosial, video yang memperlihatkan perselisihan prajurit TNI dengan sejumlah warga sipil.
Video perseteruan prajurit TNI dan warga sipil itu menyebar di sejumlah akun.
Tampak dalam video, sekelompok warga menahan prajurit TNI yang memakai pakaian dinas lapangan agar tidak lagi terlibat perkelahian.
Adapun peristiwa itu terjadi di depan sebuah minimarket di wilayah Jatiranggon, Jatisampurna, Kota Bekasi.
Dari hasil penelusuran, diketahui prajurit TNI tersebut dari matra Angkatan Laut.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksama TNI Julius Widjojono pun buka suara menanggapi video yang viral.
Dia membenarkan prajurit dalam video viral tersebut dari TNI AL bernama Kelasi Satu (Mus) Bayu Dwi Saputra.
Baca: Detik-detik Angkatan Bersenjata Ukraina Tembak Militer Rusia yang Sedang Evakuasi Warga Sipil
Julius mengatakan, Kls Bayu menjadi korban pemukulan setelah mencoba melerai pengeroyokan pemuda tidak dikenal di depan sebuah minimarket dengan seorang warga bernama Nata (59).
Ketika itu, Nata berusaha melerai keributan antar kumpulan pemuda di depan sebuah minimarket.
Lantaran merasa tidak terima dengan tindakan Nata, salah satu kelompok pemuda tersebut mengeroyok Nata dan kemudian dari arah belakang.
Kemudian, pemuda yang diduga dari kelompok yang sama, menabrak Nata menggunakan sepeda motor dan ikut melakukan pengeroyokan.
Kls Bayu yang saat itu tengah berbelanja di minimarket keluar dan mencoba melerai perkelahian tersebut.
Namun, Bayu malah diserang kelompok tersebut sehingga aksi dorong antara kelompok pemuda yang tidak dikenal dengan Bayu pun terjadi.
Julius mengatakan tak hanya didorong, kelompok pemuda itu kemudian memukul Bayu di bagian kepala sebanyak dua kali.
Prajurit TNI AL yang bertugas di Denma Mabesal itu pun reflek membalas pukulan tersebut.
"Saat perselihan terjadi, kemudian datang Serma Adar Winarno. Melihat keributan antara anggota dan kelompok pemuda, Serma Adar kemudian mencoba melerai, tetapi kelompok pemuda itu tetap memukul Bayu," ujar Julius dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/6/2022) dikutip dari Kompas.com.
Baca: Anggota Ormas Kelompok FBR yang Keroyok Prajurit TNI AL di Bekasi Kini Pelakunya Diburu
Julius melanjutkan, selang beberapa saat, datang lagi prajurit TNI lain yakni Serma Angga dan kemudian melerai perkelahian tersebut dengan suara lantang.
Saat ini ANGGsudah meminta rekaman hasil CCTV yang ada di minimarket sebagai bahan penyelidikan dan alat bukti.
Diketahui para pemuda yang melakukan pengeroyokan merupakan anggota organisasi massa (ormas).
"Kelompok pemuda yang melakukan pengeroyokan sampai saat ini terus diburu untuk dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya," ujar Julius.
Terpisah Kanit Reskrim Polsek Jatisampurna, Iptu Valerij Lekahena menyatakan pihaknya sudah menerima laporan dugaan perkelahian tersebut.
Valerij menjelaskan pihaknya masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut dan mengejar para pelaku pemukulan terhadap prajurit TNI.
"Kami lagi melakukan penyelidikan," ujar Valerij. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Viral Anggota Ormas Keroyok Prajurit TNI AL di Bekasi dan Terekam CCTV, Kini Pelakunya Diburu
#TNIALTerlibatAduJotos #PerkelahianWargadanTNI #TNIAduJotossaatLeraiWarga
Video Production: Khoerunnisak
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: TribunSolo.com
LIVE UPDATE
Penampakan Kapal Perang dan Kapal Selam Rusia di Tanjung Priok, Bakal Latihan Bareng TNI AL
Rabu, 1 April 2026
Tribunnews Update
KKB Tembak 3 Prajurit TNI AL & Rampas Senjata Api di Maybrat, Bupati Desak Pelaku Segera Ditangkap
Rabu, 25 Maret 2026
Tribunnews Update
Warga Sipil Tewas dalam Serangan Rudal Hizbullah di Israel Utara, Kendaraan Hangus Dilalap Api
Minggu, 22 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
TNI AL Kerahkan 28 Kapal Perang di Perairan Bangka Belitung, 448 Ton Timah Berhasil Diselamatkan
Minggu, 15 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Blunder Lagi, Serangan Terbaru ke Iran Hantam Blok Perumahan hingga Tewaskan 40 Warga Sipil
Rabu, 11 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.