Minggu, 12 April 2026

Haji 2022

Indonesia Rayu Pangeran Arab Saudi Bangun Rumah Sakit Haji di Tanah Suci

Jumat, 24 Juni 2022 15:42 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aji Bramastra

TRIBUN-VIDEO.COM - Besarnya jumlah jemaah haji dan umroh Indonesia setiap tahunnya yang membanjiri Tanah Suci, menjadi alasan, mengapa sudah saatnya Indonesia punya rumah sakit sendiri di Kerajaan Arab Saudi.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi 8 DPR RI, Iskan Qolba Lubis.

"Kita ingin ke depan supaya kita diperbolehkan membuka rumah sakit sendiri di sini (Arab Saudi), itu jadi cita-cita kita. Hal itu (membuka rumah sakit) kan di seluruh dunia sebenarnya boleh-boleh saja," kata Iskan, ditemui wartawan Tribunnews.com di Madinah, Kamis (24/6/2022).

Politisi PKS ini meyakini, jemaah haji Indonesia tentu akan lebih nyaman bila ditangani di rumah sakit sendiri.

Baca: Standar Kesehatan Berbeda, Iskan Qolba Desak Pemerintah Bangun RS Haji Indonesia di Arab Saudi

Satu alasan pentingnya adalah, obat yang biasa digunakan Indonesia dan Arab Saudi berbeda.

"Obat standar Arab itu kan beda dengan kita. Tabletnya gede-gede, sementara kita kecil-kecil. Dosisnya juga beda, makanan beda,"

"Tidak apa tenaga spesialisnya dari warga Saudi, tapi standarnya harus dari kita. Jemaah haji kita lebih senang dilayani bangsanya sendiri, apalagi mereka nggak bisa bahasa arab, bisanya bahasa Indonesia," terang Iskan.

Bahkan, menurut Iskan, bila pemerintah Arab Saudi telah memberi izin, seyogyanya pemerintah langsung membangun dua rumah sakit.

Masing-masing, dia dua kota suci umat Islam, yakni Mekkah dan Madinah.

Baca: Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tidak Gunakan Jasa Calo Pendorongan Kursi Roda di Masjidil Haram

"Jemaah ini di Madinah cukup lama, 8 sampai 9 hari. Di Makkah juga," ujar Iskan.

Iskan mengakui, hingga saat ini wacana ini masih dalam tahap lobbying.

Tapi, ia mengaku optimistis Kerajaan Arab Saudi akan mengabulkan permintaan Indonesia soal izin membangun rumah sakit.

Secercah optimisme itu ada, dengan melihat Pangeran Muhammad bin Salman, sang penerus tahta Raja Salman bin Abdul Aziz, yang dikabarkan lebih membawa pemikiran terbuka untuk Arab Saudi.

"Saya lihat Putra Mahkota sangat terbuka, dia melihat standar pelayanan Amerika bagaimana, di Dubai bagaimana. Indonesia juga punya banyak rumah sakit yang berkelas, saya rasa ke depan sangat mungkin kita buat rumah sakit," kata Iskan.

(*)

VP: Ghozi Luthfi

#haji2022 #jemaahhaji #ibadahhaji #jemaahajiindonesia #islam #muslim #rumahsakit #mekkah #madinah

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Aji Bramastra
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved