Minggu, 19 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sosok Wakapolres Samosir yang Hina Pastor di Depan Umum Dikecam Pemuda Katolik, Minta Copot Jabatan

Minggu, 19 Juni 2022 15:25 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pastor Katolik dihina secara verbal oleh Wakil Kepala Polres Samosir di Desa Wisata Tomok, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada Kamis (16/6).

Diketahui, warga setempat menjadi saksi mata saat Wakapolres tersebut menyebut pastor Sabat Nababan sebagai pastor gadungan.

Sosok Wakapolres Samosir ini bernama Kompol Togap M. Lumbantobing.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, pastor Sabat Nababan adalah Imam di Paroki Santo Antonio Maria Claret Tomok.

Sikap arogansi Wakapolres Samosir tersebut dinilai sangat menciderai hati segenap umat Katolik.

Hal itu disampaikan Ketua Pemuda Katolik Komda Sumut, Parulian Silalahi pada Minggu (19/6).

Baca: Pastor Andi Simon Kunjungi Gereja GMIM Musafir Kleak Manado, Ribuan Orang Datang untuk Disembuhkan

"Kami tidak terima martabat seorang imam (pastor) diobok-obok oleh seorang polisi di depan umum, di mana harusnya polisi hadir untuk menjaga martabat itu," ujarnya.

Insiden itu membuat Pemuda Katolik Komda Sumut meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjutak meminta maaf secara terbuka.

"Atas tindakan verbal yang sangat merendahkan martabat rohaniawan Katolik tersebut, kami dari Pemuda Katolik Komda Sumut meminta Kapolda Sumut Irjen. Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si meminta maaf kepada umat Katolik secara terbuka," tambahnya.

Menurut Parulian, permintaan Pemuda Katolik Komda Sumut juga terkait pencopotan terhadap Wakapolres Samosir.

Hal itu lantaran hati masyarakat Samosir khususnya umat Katolik telah tercabik-cabik karena orang yang dihormati dipermalukan dan dihina.

"Harus segera dicopot dan minta maaf secara terbuka," demikian keterangan tertulis Pemuda Katolik Komnda Sumut yang diterima Tribun-medan.com, Minggu (19/6/2022).

Perlu diketahui, sebelumnya Kompol Togap M. Lumbantobing menghina, membentak dan mempermalukan Pastor Sabat Nababan yang hendak melintas untuk melayani yang sakit.

Saat itu Pastor Sabat Nababan sudah menjelaskan bahwa dia adalah pastor, dan sedang buru-buru.

Namun Kompol Togap M. Lumbantobing malah menyebut Sabat Nababan adalah pastor gadungan.

Baca: Syukuran 25 Tahun Pengabdian Pastor Barnabas Daryana, Minta Para Umat Hidup dalam Iman yang Benar

Setelah kejadian tersebut Kompol Togap M. Lumbantobing didampingi bhabinkamtibmas Polsek Simanindo menyambangi kediaman pastor tersebut untuk meminta maaf, Sabtu (18/6/2022).

Keduanya pun diketahui saling bermaafan.

"Selamat pagi kepada warga samosir, saya Wakapolres Samosir saya saat ini sedang berdampingan dengan bapak pastor, bapak Nababan. Pada hari kamis kemarin, ada terjadi kesalahpahaman antara saya dengan bapak Pastor," ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat kiranya memafkan dia dan tidak membesarkan permasalahan yang terjadi tersebut, karena tidak baik bagi Samosir.

"Beliau orangnya lemah lembut, menerima permintaan maaf saya, semoga kejadian ini tidak terulang lagi. Kita ambil hikmahnya buat pembelajaran. Saya dan pastor sama sama Hamba Tuhan, karena kita sudah saling memaafkan dalam hati yang damai, sesama manusia pastinya pernah melakukan kekhilafan," ujarnya.

(Tribun-Video.com/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Polisi Hina Pastor, Pemuda Katolik Minta Kapolda Sumut Minta Maaf dan Copot Wakapolres Samosir

# Polsek Simanindo # Polres Samosir # Kabupaten Samosir

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved