Rabu, 8 April 2026

LIVE UPDATE

Warga Tuntut Pesanggarahan Milik Anggota DPRD Gresik Ditutup akibat Video Pria Menikah dengan Domba

Selasa, 14 Juni 2022 21:42 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pesanggrahan Keramat Ki Ageng milik anggota DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Arianto diminta warga ditutup.

Selain itu, warga Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menuntut Nur Hudi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di Desa Jogodalu.

Hal ini merupakan tuntutan warga desa yang geram karena video manusia menikah dengan domba yang viral belakangan ini.

Pasalnya, nama Desa Jogodalu terseret dan tercemar akibat pernikahan tidak lazim tersebut.

Warga pun meyakini jika pernikahan Syaiful Arif dengan domba bernama Sri Rahayu binti Bejo bukanlah konten, melainkan ritual.

Amirullah, warga setempat meminta agar pemilik Pesanggrahan tersebut segera menemui warga hari ini atau paling lambat besok.

“Bapak Nur Hudi minta maaf kepada warga ,” kata Amirullah, Selasa (14/6/2022).

Aktivitas di pesanggrahan Nur Hudi tersebut tidak diketahui banyak warga desa.

Lokasi pesanggrahan dengan Desa pun cukup jauh.

Yang pasti, secara personal Nur Hudi selama ini dianggap baik dan sering bersosialisasi di Desa Jogodalu.

Sementara itu, Kepala Desa Jogodalu, Juwaiminingsih mengaku tidak tahu menahu dengan aktivitas di pesanggrahan tersebut.

“Saya kurang tahu,” kata dia.

Sebelumnya, ratusan warga berbondong-bondong mendemo pesanggrahan Keramat Ki Ageng milik anggota DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Arianto.

Massa datang berjalan kaki dari balai desa menuntut tempat pernikahan manusia dengan domba ditutup selamanya.

Massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Desa Jogodalu membawa spanduk bernada protes.

Laki-laki, perempuan, dewasa hingga anak-anak mendatangi pesanggrahan yang berada di pinggir jalan raya Jogodalu tersebut, Senin (13/6/2022).

Keris, miniatur pocong, miniatur kuntilanak, hingga miniatur kuburan tidak terlihat di bagian teras.

Hanya kain besar warna kuning dengan tulisan tutup terlihat jelas di pintu gerbang.

Warga membacakan tuntutan lalu duduk bersama membaca istighotsah.

Kurang dari satu jam, warga membubarkan diri dan kembali ke balai Desa Jogodalu.

Tidak ada satupun perwakilan pesanggrahan yang menemui warga.

Bahkan Nur Hudi Didin Arianto tidak berada di lokasi, lantaran sedang mengikuti rapat paripurna.(*)

# LIVE UPDATE # Pesanggrahan Keramat Ki Ageng # Nur Hudi Didin Arianto # Gresik # Jawa Timur

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved