Konflik Rusia Vs Ukraina
Sanksi Barat Tak Berpengaruh, Pendapatan Penjualan Minyak Rusia Justru Meningkat
TRIBUN-VIDEO.COM - Operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-107 pada Jumat (10/6/2022).
Ada sederet peristiwa di antaranya Rusia justru mendapatkan lebih banyak pendapatan dari penjualan minyak meski disanksi Barat.
Hingga, Ukraina mengklaim mengalami kemajuan dalam pertempuran sengit di Severodonetsk.
Dikutip dari Tribunnews.com, seorang pejabat AS membeberkan kondisi penghasilan yang diperoleh Rusia dari penjualan minyaknya.
Rusia memperoleh pendapatan lebih banyak meski dikenai sanksi Barat.
Bahkan, hasil penjualan minyak meningkat dibanding sebelum terjadinya operasi khusus militer ke Ukraina.
Baca: Gawat, Angkatan Bersenjata Ukraina Kehabisan Amunisi Lantaran Perang Hebat dengan Pasukan Rusia
Hal ini lantaran kenaikan harga minyak global telah mengimbangi dampak larangan impor.
Diungkapkan, Rusia telah mampu menjual lebih banyak kargo ke pembeli lain.
Termasuk, konsumen energi utama dari China dan India.
Terlebih Rusia menawarkannya dengan harga diskon.
Dalam hari ke-107 ini, peperangan di Ukraina timur tepatnya di Severodonetsk terus bergulir.
Bahkan dikabarkan pertempuran berjalan cukup sengit.
Pihak Ukraina, mengklaim membuat kemajuan dalam pertempuran itu.
Ukrain tak tinggal diam dan terus mempertahankan wilayahnya di timur.
Satu-satunya harapan mereka untuk membalikkan keadaan adalah dengan menggunakan lebih banyak artileri.
Hal ini untuk mengimbangi dan menangkis senjata besar Rusia.
Baca: China Sedih Saksikan Peristiwa di Ukraina & Singgung Sanksi Barat ke Rusia Tak Selesaikan Masalah
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan wilayah timur yang menjadi target Rusia kini sedang dipertahankan pasukannya.
“Sievierodonetsk, Lysychansk dan kota-kota lain di Donbas, yang sekarang dianggap sebagai target utama oleh penjajah, sedang dipertahankan,” katanya.
Kepala Negara menjelaskan, pasukannya mencapai sejumlah keberhasilan di Zaporizhzhia.
Selain itu, Zelensky kembali melobi agar mendapatkan pasokan senjata dari Barat.
Ia mengibaratkan Rusia sebagai Covid-19 yang wajib dilawan dengan senjata dan sanksi sebagai vaksinnya.
“Senjata dan sanksi adalah … vaksin … melawan Covid-22 yang dibawa oleh Rusia,” kata Zelensky
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Serangan Rusia ke Ukraina Hari ke-107, Berikut Ini Sejumlah Peristiwa yang Terjadi
#Rusia #Ukraina #Invasi #sanksi Barat #Volodymyr Zelensky #Vladimir Putin
Tribunnews Update
Prabowo Berangkat ke Rusia Minggu Ini, Dijadwalkan Bertemu Putin Bahas Energi hingga Geopolitik
Sabtu, 11 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina Klaim Jatuhkan Drone Iran di Timur Tengah, Kirim Ahli Pertahanan Udara ke Sejumlah Negara
Sabtu, 11 April 2026
Tribunnews Update
Menlu Rusia Lavrov Kecam Serangan Israel: Gencatan Senjata AS-Iran Wajib Berlaku untuk Lebanon
Jumat, 10 April 2026
Mancanegara
Rusia Murka! Langsung Telepon Menlu Iran Bahas Israel Langgar Gencatan Senjata, Zionis Diperingatkan
Jumat, 10 April 2026
Mancanegara
Rusia Murka! Langsung Telepon Iran seusai Israel Langgar Gencatan Senjata
Jumat, 10 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.