Lifestyle
Gara-gara Fitur Pemantau Sisa Daya Baterai, Samsung Digugat oleh Perusahaan Lisensi Paten Global
TRIBUN-VIDEO.COM - Samsung baru-baru ini dikabarkan digugat oleh perusahaan lisensi paten global bernama K.Mizra LLC.
Samsung dinilai menggunakan algoritma di salah satu fitur di smartphone yang telah dipatenkan oleh lembaga penelitian ternama dunia, yakni TNO dan IBM.
Dilansir dari kompas.com, paten teknologi yang terkait dalam kasus ini sebelumnya telah terdaftar pada tahun 2007 dan resmi diterbitkan pada tahun 2013.
Hak paten tersebut diprediksi akan berakhir pada tahun 2028.
Baca: Semakin Canggih! Samsung Galaxy M13 Meluncur dengan Fitur Kamera 50 MP, akan Dijual ke Eropa
Untuk diketahui, fitur yang dimaksud disini adalah pemantau sisa daya baterai ponsel Samsung Galaxy.
Fitur ini bisa memberitahu pengguna seberapa lama ponselnya bisa bertahan dengan baterai yang tersisa.
Fitur yang dijalankan Samsung itu dinilai melanggar ketentuan Jerman atas paten EP 2 174 201 B1.
Samsung diyakini menggunakan algoritma dalam paten itu sebagai fitur Android pre-instal di Samsung Galaxy.
K.Mizra menjelaskan, prediksi sisa masa baterai dihasilkan melalui analisis perilaku pengguna, di mana cara ini disebut lebih efisien.
Tak hanya Samsung, perusahaan teknologi lainnya seperti Xiaomi juga menggunakan fitur tersebut.
Fitur itu sebenarnya didasarkan pada sistem operasi Android, sehingga digunakan pula oleh vendor ponsel lain yang menjalankan OS Android, seperti Xiaomi dan Google.
Meski demikian, sejauh ini gugatan itu hanya menyeret nama Samsung.
Baca: Optimis Samsung Mengenai Ponsel Lipat akan Semakin Membumi dan Murah
Hingga saat ini, Samsung belum memberikan tanggapannya terkait gugatan dari K. Mizra.
Gugatan itu secara khusus menargetkan perangkat Samsung berbasis Android dengan versi yang "cukup baru".
(Tribun-Shopping.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Samsung Digugat Karena Fitur Sepele Ini"
# fitur # baterai # Samsung # digugat # paten
Reporter: Nurul Ashari
Sumber: Kompas.com
Tribun Video Update
Alarm Perang? Israel Kerahkan Baterai Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Pertama Kalinya
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Anggaran MBG Digugat: Program Dinilai Tak Terkontrol, Prabowo Dianggap Otoritarianisme Fiskal
Rabu, 11 Maret 2026
Mancanegara
Pangkalan AS Di Teluk Luluh Lantak! Kini Trump Pindahkan Baterai Rudal Patriot ke Korea Selatan
Selasa, 10 Maret 2026
Selebritis
Pengakuan di Sosmed Tak Cukup, Ressa Rosano Tetap Lanjutkan Gugatan Rp7 Miliar Terhadap Denada
Rabu, 4 Februari 2026
Selebritis
Rully Anggi Disebut 'Iseng' Menikahi Boiyen, Kini Digugat Cerai saat Terbelit Kasus Penggelapan Dana
Jumat, 30 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.