Jumat, 1 Mei 2026

Terkini Nasional

Banyak yang Beralih ke Pertalite akibat Harga Pertamax Mahal, Bisnis Pertashop Terancam Bangkrut

Sabtu, 11 Juni 2022 16:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Akibat harga Pertamax naik, bisnis Pertamina Shop (Pertashop) terancam bangkrut.

Pasalnya, kini masyarakat mulai beralih menggunakan Pertalite yang harganya dibanderol lebih murah.

Dikutip dari Tribunnews.com, Pertashop kini terancam bangkrut sejak harga Pertamax naik dan harga Pertalite tidak mengalami kenaikan.

Lembaga penyalur resmi BBM nonsubsidi dari Pertamina tersebut semakin ditinggalkan pembeli yang lebih memilih BBM murah.

Apalagi selisih harga antara Pertamax dengan Pertalite kisaran Rp 5.000 per liter.

Tentu saja hal ini berdampak terhadap bisnis Pertashop.

Baca: Harga Emas di Pegadaian Naik Tipis Jadi Segini, Cek Rincian Harga Emas dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Sebagai informasi, Pertashop adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina.

Pertashop ini hadir dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa.

Diketahui, modal usaha untuk membangun Pertashop mulai dari Rp 250 juta hingga Rp 500 juta.

Ketika harga Pertamax naik, sementara harga Pertalite tidak mengalami perubahan, bisnis Pertashop bisa goyah.

Baca: Infinix Hot 12 Play & Hot 12 Play NFC Segera Meluncur ke Indonesia Spesifikasinya Sama, Ini Bedanya

Pasalnya, harus tetap membayar pinjaman bank di tengah situasi konsumsi Pertamax yang turun.

Terpantau harga BBM jenis Pertalite saat ini berada dikisaran Rp 7.650 per liter.

Sedangkan harga BBM jenis Pertamax bervariasi tergantung daerah, mulai dari Rp 12.500 hingga Rp 13.000 per liter. (*)

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Hanya Jualan Produk Non Subsidi, Bisnis Pertashop Terancam Mati Suri, Ini Respon Pertamina"

# Pertalite # Pertamax # Pertashop # agen Pertashop # outlet Pertashop # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Reporter: Feba Fadhiliana
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved