Kamis, 9 April 2026

Tribunnews Update

Berandai-andai Jadi Putin dan Serang Ukraina, Edy Rahmayadi Kena Sentil Jubir Menhan Prabowo

Rabu, 8 Juni 2022 11:55 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ditegur oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Dahnil pernyataan kontroversial Edy terkait perang Rusia yang menginvasi Ukraina tidak layak diucapkan.

Terlebih Edy merupakan pejabat publik.

Teguran itu disampaikan Jubir Menhan Prabowo melalui akun Twitternya pada Selasa (7/6/2022).

Ia menilai pernyataan Edy tak layak dan bertolak belakang dengan sikap Indonesia dalam merespon perang Rusia-Ukraina.

Dahnil menjelaskan, sikap Indonesia saat ini memilih tenang, sesuai amanat konstitusi RI untuk menjaga perdamaian dunia.

"Mohon maaf Pak @RahmayadiEdy Sebagai Gubernur, Pejabat Publik. Pernyataan ini sangat tak pantas dan tak perlu. Sikap Indonesia terang, terlibat menjaga perdamaian dunia sesuai amanat Konstitusi kita," kata Dahnil melalui akun Twitter @dahnilanzar, Selasa (7/6/2022).

Diketahui Edy Rahmayadi viral terkait pernyataannya yang mengandaikan dirinya menjadi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam sebuah acara di Medan pada Senin (6/6/2022) kemarin, Edy mengatakan jika dirinya menjadi Putin, ia sudah menyerang Ukraina sejak tiga tahun lalu.

Bukan tanpa alasan ia melontarkan pernyataan tersebut.

Edy Rahmayadi beralasan, karena Ukraina sebagai negara kecil yang mengganggu stabilitas Rusia.

Saat itu ia membahas mengenai perekonomian Sumut dan dampak yang diderita akibat pandemi serta invasi Rusia ke Ukraina.

Menurut dia, perang hanya berdampak kecil pada perekonomian Sumut.(tribun-video.com/saradita)

# Vladimir Putin # Rusia # Ukraina # Dahnil Anzar Simanjuntak # Edy Rahmayadi

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: sara dita
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved