Jumat, 29 Mei 2026

Terkini Daerah

Penjualan Daging Sapi di Pasar Kebon Roek Mataram Menurun akibat Wabah PMK

Selasa, 7 Juni 2022 18:34 WIB
Tribun Lombok

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUN-VIDEO.COM - Pedagang daging sapi di Pasar Kebon Roek, Ampenan, ikut terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dampaknya yakni turunnya harga daging sapi turun dan permintaan.

Seorang pedagang daging sapi Sohri mengaku, dampak PMK ini sudah ia rasakan sejak Idul Fitri 1443 H lalu.

Khususnya dalam hal penurunan harga tulang sapi atau iga sapi.

Sebelum wabah PMK melanda, Sohri bisa menjual tulang sapi dengan harga Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu.

Namun kini anjlok menjadi Rp 70 ribu.

Baca: Penembakan Massal di Swedia, Interpol Khawatir Senjata Ukraina Justru Digunakan oleh Geng Kriminal

Sementara untuk harga daging sapi masih relatif stabil.

Walaupun demikian, permintaannya menurun.

Sohri biasanya bisa menjual daging sapi sebanyak 100 kilogram per hari.

Tapi belakangan, kondisinya berbeda.

Penjualannya menurun sampai tiga kali lipat.

Baca: Viral Video Emak-emak Tak Mau Terima Barang Pesanannya, Alasannya Bikin Tertawa Pengirim Barang

“30 kilo dalam sehari saja syukur sudah bisa habis, ini saja baru 15 kilo-an yang laku hingga siang,” ungkap Sohri.

Sohri beranggapan, turunnya permintaan daging sapi ini sebagai dampak wabah PMK.

Menurutnya, pembeli takut mengonsumsi daging sapi.

“Ibu-ibu kota ini biasanya yang paling takut, sedangkan yang biasanya yang beli daging sapi ya orang menengah ke atas, atau ibu kota-kota,” tambah Sohri.

Penurunan permintaan daging sapi ini paling dia rasakan dari pelanggannya yang berjualan Sate Rembiga.

Baca: Tim Gegana Brimob Dikerahkan Mensterilisasi Bandara untuk Menyambut Tamu W20 dan Y20 di Manokwari

“Biasa membeli daging sapi di saya sebanyak 200 kilo per hari, tapi sekarang hanya 30 kilo saja,” ucap Sohri.

Meski demikian, dia optimis permintaan daging bisa kembali merangkak naik jelang Hari Raya Idul Adha.

“Semoga pada Idul Adha ini, permintaan daging sapi bisa normal dan harga juga bisa naik,” tandasnya.

Sohri yang merasakan dampak PMK meminta pemerintah untuk segera mengatasi penyakit yang menyerang hewan ternak berkaki empat tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Penjualan Turun Akibat PMK, Pedagang Daging Sapi Pasar Kebon Roek Hilang Omzet hingga 3 Kali Lipat

# Kasus PMK # Penanganan PMK # PMK # wabah pmk # penyebaran virus PMK

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Lombok

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved