ON FOCUS
2 Jenderal Top Rusia Tewas, Medan Perang Diduga akan Pindah ke Laut Hitam dan Libatkan Sekutu Barat
TRIBUN-VIDEO.COM - Perang Rusia dan Ukraina dikabarkan akan menemui babak baru.
Mantan Panglima Tertinggi Sekutu NATO, James Stavridis mengatakan, perang Rusia-Ukraina akan dibuka di Laut Hitam.
Menurutnya, perang ini akan melibatkan Barat dan sekutunya.
James mengatakan, perang ini melibatkan sekutu Barat lantaran mereka yang akan mengawal pengiriman biji-bijian dari Ukraina.
Ia menjelaskan, saat ini kapal militer Rusia telah mendominasi bagianutara Laut Hitam.
Baca: Putin Beri Santunan ke Keluarga Tentara Nasional Rusia yang Tewas di Ukraina Sekitar Rp 1,17 Miliar
Terdapat 40 kapal perang Rusia, sementara Ukraina tak memilikinya sama sekali.
Rusia terus memblokade pantai Ukraina dan tidak mengizinkan pengiriman biji-bijian untuk meningkatkan ekonomi Ukraina.
Tak hanya penting bagi perekonomian Ukraina, tetapi juga sangat penting untuk persediaan pangan dunia.
"Mereka memiliki 40 kapal perang, Ukraina secara efektif tidak punya sama sekali. Rusia memblokade pantai Ukraina itu—tidak mengizinkan pengiriman penting biji-bijian yang penting bagi ekonomi Ukraina, tetapi sangat penting untuk persediaan pangan dunia," katanya.
Gesekan akan terjadi menyangkut pengawalan kapal tanker biji-bijian yang masuk dan keluar dari Odessa.
Baca: Ukraina Klaim Usir Rusia dan Kuasai Separuh Severodonetsk, Serangan Balasan Tiba 5 Hari Mendatang
James meyakini, misi ini akan dilakukan oleh PBB, NATO, Amerika Serikat, dan sekutunya.
Menurutnya, hal ini akan terjadi selama beberapa minggu ke depan.
"Tapi itu akan menjadi babak baru dalam perang, yang saya pikir akan muncul selama beberapa minggu ke depan," tambahnya.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Laut Hitam Terancam Jadi Zona Panas Baru dalam Perang Rusia-Ukraina Beberapa Minggu ke Depan
# NATO # Rusia # Laut Hitam # Ukraina
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Kecewa NATO dan Sekutu Enggan Bantu Perang Lawan Iran, Kembali Lontarkan Ejekan Macan Kertas
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Ultimatum AS Hentikan Serangan ke Iran seusai Menlu Moskow Telepon Delegasi Teheran Araghchi
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia-China-Prancis Gagalkan Upaya Negara Teluk Serang Iran, Beri Peringatan soal Rudal Balistik
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Tak Ampuni AS, Vladimir Putin Nyatakan Rusia Siap Turun Tangan Atasi Konflik di Timur Tengah
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.