Terkini Nasional
Tim SAR Fokus di Area Terakhir Sosok Eril Terlihat pada Hari Ke 4 Pencarian Putra Ridwan Kamil
TRIBUN-VIDEO.COM - Memasuki hari keempat pencarian putra pertama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Minggu (29/5) lalu, belum juga membuahkan hasil.
Hilangnya anak tertua Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) di Sungai Aaree, Bern, Swiss itu membuat tim SAR gabungan terus fokus melakukan pencarian.
Kini, pencarian akan dipusatkan di area terdekat dua pintu air, dimana sosok Eril terakhir kali terlihat di area tersebut.
Dikutip dari Tribunnews.com pada Senin (30/5), pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) membenarkan informasi tersebut.
"Pencarian difokuskan pada area di antara dua pintu air terdekat lokasi terakhir terlihatnya Sdr. Eril, yaitu Schwellenmaetelli dan Engehal," tulis KBRI Bern.
Pihak KBRI Bern juga mengatakan, pencarian terhadap Eril dilakukan dengan menggunakan perahu.
Selain itu, alat sensor yang mampu mendeteksi hingga kedalaman tiga meter turut dikerahkan.
Upaya pencarian itu dilakukan oleh tim SAR dengan melibatkan unsur polisi, dan polisi maritim.
Termasuk pemadam kebakaran sebagai pilot drone.
Baca: Mabes Polri Kirim Yellow Notice ke Interpol Swiss Terkait Hilangnya Emmeril Khan Mumtadz
Dikabarkan, Kepala Polisi Regional, Thomas Müller juga untuk mendengarkan informasi terbaru.
Terlebih, terkait proses pencarian yang dilakukan sampai saat ini.
Sebelumnya diketahui, Tim SAR yang dipimpin Kepolisian Maritim Bern telah menerjunkan tim penyelam.
Diketahui, tim penyelam diterjunkan pada titik-titik yang dapat diakses di sepanjang sungai Aaree.
Mereka juga menerbangkan drone surveillance yang terbang rendah di sepanjang tepian sungai.
Upaya pencarian pada hari ketiga lebih diintensifkan di beberapa titik yang dinilai krusial di wilayah sungai Aaree.
Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Hadad menjelaskan, Eril terbawa arus di Aaree yang suhunya 16 derajat celcius dan agak keruh.
Saat ingin naik ke permukaan, Eril disebut terseret arus deras.
Eril yang berada di Swiss untuk mencari sekolah untuk melanjutkan pendidikannya sempat berusaha ditolong, namun dia tetap terbawa arus.
Perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi menuturkan, saat itu Eril tengah berenang bersama kawan-kawannya pada Kamis (26/5) lalu.
"(Berenang) bersama siapa? Bersama kawan mereka yang dikenal, yang memang sudah lama tinggal di Swiss," ujarnya.
Baca: Kepala Polisi Maritim Bern & Ridwan Kamil Ikut Pencarian Eril Hari ke-4, Tapi Belum Membuahkan Hasil
Elpi menilai aktivitas berenang Eril di sungai tersebut aman.
Menurutnya, Eril juga mampu berenang dan memiliki lisensi untuk menyelam (diving).
Selain itu, Eril memilih lokasi yang aman, seperti tempat yang memang digunakan wisatawan lain.
"Artinya dalam konteks safety (keamanan) ini berenang bersama orang yang sudah lama tinggal di Swiss dan memperhatikan situasinya," kata Elpi.
Eril juga disebut memastikan perenang lain selamat sampai ke darat, sebelum ia terseret arus.
"Beliau kelihatannya mengambil posisi paling belakang karena ingin memastikan semua pada posisi yang safety (aman)," ujar Elpi.
Namun, kala Eril berenang, terdapat arus yang tak bisa dikendalikan.
"Informasi keluarga Eril memastikan yang lain bisa sampai ke daratan, setelah itu mungkin ada situasi arus yang tidak bisa dikendalikan," lanjutnya. (*)
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Keempat Hilangnya Eril, Pencarian Fokus di Area Sosok Emmeril Kahn Terakhir Kali Terlihat
# Tim SAR # Pencarian Eril # Emmeril Khan Mumtadz # Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss #
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Rizaldi Augusandita Muhammad
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Diterjang Ombak Tinggi, Perahu Nelayan di Perairan Nusa Lembongan Terbalik, 8 ABK Dievakuasi
Rabu, 15 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Balita 15 Bulan Alami Hipotermia saat Dibawa Mendaki ke Gunung Ungaran, Langsung Dievakuasi Tim SAR
Selasa, 14 April 2026
Terkini Daerah
Viral Video Tim SAR Evakuasi Balita yang Hipotermia saat Diajak Mendaki di Gunung Ungaran
Selasa, 14 April 2026
Viral
Bayi 1,3 Tahun Nyaris Hipotermia di Gunung Ungaran, Sang Ayah Sempat Nekat Ingin Lanjut ke Puncak
Senin, 13 April 2026
LIVE UPDATE
Hari Ketiga Pencarian Dua Korban Long Boat Tenggelam di Kaltara usai Dihantam Badai
Senin, 23 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.