Mancanegara
Virus Cacar Monyet Bermunculan di Sejumlah Negara, WHO Sebut Timbulkan 'Risiko Sedang'
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUN-VIDEO.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada bahwa cacar monyet (Monkeypox) menimbulkan 'risiko sedang' pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan di tingkat global.
Hal ini setelah muncul kasus yang dilaporkan terjadi di negara-negara di mana penyakit itu biasanya tidak ditemukan atau menjadi endemik.
"Risiko kesehatan masyarakat bisa menjadi tinggi, jika virus ini memanfaatkan peluang untuk menetapkan dirinya sebagai patogen manusia dan menyebar ke kelompok yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah seperti anak kecil dan orang yang mengalami gangguan kekebalan (immunicompromised)," kata WHO hari Minggu kemarin.
Baca: Geger! Munculnya Cacar Monyet Rentan Menyerang Anak, Begini Tips Cegah Penularan Virus Monkeypox
Sementara itu, kemunculan Monkeypox secara tiba-tiba di beberapa negara yang tidak endemik menunjukkan penularan yang tidak terdeteksi.
Dikutip dari laman www.cbc.ca, Senin (30/5/2022), WHO mencatat 23 negara yang tidak endemik virus ini telah melaporkan total 257 kasus yang dikonfirmasi dan 120 kasus yang dicurigai pada 26 Mei lalu.
Menurut pembaharuan penyakit terbaru WHO yang dirilis pada hari Minggu kemarin, pada Kamis lalu, Kanada telah melaporkan 26 kasus yang dikonfirmasi ke WHO, dan 25 hingga 35 kasus yang dicurigai kini sedang diselidiki.
Sedangkan Inggris telah mengkonfirmasi 106 kasus, lalu Portugal telah mengkonfirmasi 49 kasus, sementara Spanyol telah mengkonfirmasi 20 kasus dan 64 kasus dugaan lainnya kini masih diselidiki.
Badan tersebut menambahkan bahwa mereka memprediksi akan ada lebih banyak kasus yang dilaporkan karena meluasnya pengawasan di negara-negara endemik dan non-endemik.
Perlu diketahui, Monkeypox merupakan penyakit menular yang biasanya tergolong ringan, dan telah menjadi endemik di beberapa kawasan Afrika bagian Barat dan Tengah.
Baca: Ngeri! Kaum LGBT di Spanyol Banyak Jadi Korban akibat Tertular Virus Cacar Monyet dari Sebuah Sauna
Virus ini menyebar melalui kontak erat, sehingga relatif mudah dikendalikan melalui tindakan seperti isolasi diri dan menjaga kebersihan.
"Sebagian besar kasus yang dilaporkan sejauh ini tidak memiliki hubungan perjalanan ke daerah endemik dan telah disampaikan melalui perawatan primer atau layanan kesehatan seksual," jelas WHO.
Berdasarkan informasi terkini, saat ini WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan internasional.
# cacar monyet # virus # WHO # Penularan
Baca berita lainnya terkait cacar monyet
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WHO: Monkeypox Timbulkan 'Risiko Sedang' bagi Kesehatan Global
Healthy Talk
HEALTHY TALK: Ramai Istilah Superflu, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Waspada Virus Nipah! WHO Konfirmasi Satu Orang Terjangkit di Bangladesh Telah Meninggal Dunia
Sabtu, 7 Februari 2026
TRIBUN HEALTH
Waspada Super Flu H3N2 di Indonesia, Anak-Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Jumat, 2 Januari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Perlu Diwaspadai! Gejala Superflu Subclade K yang Terdeteksi di Indonesia, Penularan Cepat
Jumat, 2 Januari 2026
TRIBUN VIDEO UPDATE
Lansia Pertama di Dunia Terjangkit Virus Flu Burung yang Belum Pernah Ditemukan pada Manusia
Jumat, 21 November 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.