Jumat, 24 April 2026

Mancanegara

Tegas Pro Rusia, Mantan Presiden Moldova Igor Dodon Ditahan Diduga Berkhianat Negaranya Sendiri

Sabtu, 28 Mei 2022 12:33 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Invasi Rusia ke Ukraina mempengaruhi negara tetangga satu di antaranya Moldova.

Mantan Presiden Moldova Igor Dodon menjadi tahanan rumah selama 30 hari.

Penahanan ini dilakukan terkait adanya dugaan pengkhianatan, korupsi hingga pendanaan partai ilegal.

Perlu diketahui, Moldova merupakan negara yang terletak di antara Rumania dan Ukraina.

Dikutip dari TribunWow.com, Igor Dodon merupakan Mantan Presiden Moldova yang dikenal pro terhadap Rusia.

Baca: Militer Moldova Bersiap jika Terimbas Konflik Ukraina-Rusia, Menyusul Ketegangan di Transnistria

Dia menjabat sebagai Presiden Moldova sejak 2016 hingga 2020.

Diketahui Dodon memimpin blok oposisi pro Rusia yang ada di Moldova.

Sehingga pihak penyidik telah melakukan penggeledahan di rumahnya terletak di Ibu Kota Chisinau.

Kemudian Dodon ditahan di rumahnya yang pada Selasa (24/5/2022).

Diputuskan sejak Kamis (26/5/2022), Dodon ditahan di rumah selama 30 hari.

Sementara, Dodon sendiri mengklaim tuduhan tersebut merupakan perintah kekuatan asing.

“Ini adalah masalah politik yang bertujuan untuk menetralkan oposisi,” kata Dodon dalam sebuah video yang diterbitkan oleh situs berita Moldova.

Penahanan ini dilakukan lantaran Dodon dituduh sebagai pengkhianat.

Pasalnya, Moldova menjadi satu negara yang tegas mendukung Kiev.

Baca: Perkuat Serangan ke Ukraina, Rusia Kembangkan Teknologi Pesawat Tanpa Awak dengan Upgrade Terbaru

Bahkan negara ini secara terang-terangan mendukung Ukraina sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus.

Di sisi lain, Kremlin menyatakan prihatin dengan laporan bahwa Dodon telah ditahan.

Juru bicara Kremlin D mitry Peskov mengatakan Moskow khawatir dengan penganiayaan Dodon.

Namun pihaknya tidak dapat bertindak apapun lantaran urusan internal Moldova.

"Kami, tentu saja, khawatir bahwa sekali lagi, praktik dan penganiayaan seperti itu digunakan terhadap mereka yang mendukung pengembangan hubungan persahabatan dan saling menguntungkan dengan Federasi Rusia," katanya kepada wartawan melalui panggilan konferensi. (*)

(Tribun-video.com/TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Dikenal Pro-Rusia, Mantan Presiden Moldova Kini Jadi Tahanan Rumah dan Dituduh Berkhianat

#Mantan Presiden Moldova #Igo Dodon #Ditahan akibat Pro Rusia # Dodon Diduga Pengkhianat # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved