Wiki Update
Sosok Kevin Pria Asal Jember, Jadi WNI Pertama yang Bekerja di Pabrik Tesla Jerman milik Elon Musk
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang mahasiswa Indonesia Kevin Nizam Nabila, dikabarkan lolos seleksi di Gigafactory Tesla di Berlin, Jerman.
Kevin menjadi warga Indonesia Pertama yang bekerja di pabrik Tesla.
Diketahui ia bekerja di perusahaan listrik milik orang terkaya di Dunia, Elon Musk itu sejak pekan lalu pada Senin (16/5/2022).
Dikutip dari Kompas.com, Kevin telah mengirimkan lamaran kerja di Pabrik Tesla pada 2021.
Saat ia melamar, pabrik tersebut belum mendapatkan izin dari Pemerintah Jerman.
Kemudian baru mendapatkan izin dan diresmikan pada Maret 2022 lalu.
Kevin mengaku sulit dalam proses seleksi menjadi pegawai Tesla.
Namun, kini ia merasa beruntung menjadi bagian dari perusahaan listrik terbesar di dunia.
Baca: Rusia Lancarkan Serangan Udara ke Tempat Berlindung di Luhansk Ukraina, Sekira 60 Orang Tewas
Baca: Pertemuan RI 1 dengan Elon Musk Membuahkan Hasil, Tesla akan Bangun Pabrik di Batang Jawa Tengah
Kevin menjabat sebagai junior product engineer yang bertugas untuk mengoperasikan robot produksi.
Termasuk menjaga kualitas produksi untuk mobil Tesla model Y.
Diketahui pria kelahiran 7 April 1997 itu berdarah Madura-Jawa.
Ia menyelesaikan pendidikan S1 pada 2021 di University of Applied Science Brandenburg, Jerman.
Kemudian ia melanjutkan studi jenjang S2 di universitas yang sama dengan spesialis Energi Efisiensi Teknik.
"Setelah lulus S1 pada Juni 2021, saya mencoba melamar menjadi pegawai Tesla pada bulan Agustus 2021 dengan mengirimkan CV serta essay serta bercerita sejauh mana pengalaman selama ini yang berhubungan dengan posisi yang dilamar," kata Kevin yang dikutip dari Kompas.com.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Mahasiswa Asal Jember Jadi WNI Pertama Bekerja di Tesla Jerman"
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com
Mancanegara
SEMPAT KRITIK KERAS! Pelaut Adrian Umar Kini Sebut Kapal Pertamina Tanpa WNI di Hormuz Hal Biasa
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.