Rabu, 22 April 2026

WIKI Update

Penembakan Massal di Sekolah Dasar Texas Tewaskan 21 Orang, Presiden Joe Biden Angkat Bicara

Rabu, 25 Mei 2022 13:10 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Terbaru sebanyak 21 orang menjadi korban atas insiden penembakan massal yang terjadi di Amerika Serikat.

Aksi penembakan menyasar sebuah Sekolah Dasar di Uvalde, Texas, pada Selasa (24/5/2022).

Terkait kasus penembakan tersebut, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden angkat bicara.

Dikutip Tribun-Medan.com dari The Guardian, Biden mengatakan tentang perlunya ditegakkan undang-undang senjata.

Ia juga membicarakan kasus penembakan 10 hari sebelumnya yang terjadi di Buffalo.

Baca: Inilah Suasana Mencekam Penembakan di Texas, 14 Anak Dikabarkan Tewas, Pelaku Umur 18 Tahun

Ia menyayangkan atas aksi dalam kedua insiden tersebut.

"Mengapa kita rela hidup dengan pembantaian ini? Mengapa kita tidak terus membiarkan ini terjadi?," Ujar Biden, dikutip dari The Guardian.

"Sudah waktunya untuk mengubah rasa sakit ini menjadi tindakan," ungkapnya.

"Untuk setiap orang tua, setiap warga negara ini. Kita harus menjelaskan kepada setiap pejabat terpilih di negara ini: inilah saatnya untuk bertindak."

"Sudah waktunya bagi mereka yang menghalangi atau menunda atau memblokir undang-undang senjata akal sehat – kami perlu memberi tahu Anda bahwa kami tidak akan melupakannya," tukasnya.

Senator negara bagian Texas, Roland Gutierrez mengatakan, korban tewas atas insiden penembakan massal terdiri dari 18 anak-anak, dan tiga orang dewasa.

Baca: Aksi Penembakan Massal di Sebuah Sekolah di Texas AS, 18 Orang Meninggal Dunia, Pelaku Ditembak Mati

Diduga pelaku penembakkan teridentifikasi sebagai Salvador Ramos, yakni seorang warga Uvalde berusia 18 tahun.

Gutierrez menyampaikan bahwa terduga pelaku sempat menembak sang nenek yang berada dirumahnya di pagi hari.

kemudian pelaku melarikan diri ke wilayah sekolah dan merusak mobil yang ia kendarai.

"Dia berlari ke sekolah dan semua pembantaian ini berlanjut setelah waktu itu," ungkapnya.

Seusai itu lah pelaku melanjutkan pembantaian dan berlari ke sekolah dasar.

Tambah Gutierrez, nenek Ramos telah diterbangkan ke rumah sakit di San Antonio dan dalam kondisi kritis.(Tribun-Video.com/Tribun-Medan.com)



Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Korban Tewas Penembakan Massal di Texas Bertambah Jadi 21 Orang, Presiden Joe Biden Angkat Bicara

# Penembakan Massal # negara bagian Texas # Texas # Joe Biden # Amerika Serikat

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved