Terkini Nasional
3 Warga Negara Malaysia Ditangkap saat Berniat Mengebom Ikan di Perairan Ambalat
TRIBUN-VIDEO.COM– Prajurit TNI AL bersama Satuan Pengawas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan tiga Warga Negara (WN) Malaysia, Rabu (18/5/2022).
Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hartanto mengatakan, ada tiga WN Malaysia yang diduga hendak mengambil ikan di perairan Ambalat dengan cara pengeboman.
Mereka adalah Nahkoda Perahu bernama Junaidi bin Lauhari (70), serta dua ABK bernama Pelsan Bin Junaidi (21) dan Masaldi Bin Jirin (33).
Baca: Kasus Cacar Monyet di Inggris Meningkat Jadi 71 Kasus, Mayoritas dari Kelompok Gay dan Biseksual
"Indikasinya mereka bukan hanya melakukan pelanggaran batas wilayah, namun juga melakukan kejahatan dengan ditemukannya detonator di kapal mereka," ujarnya, Jumat (20/5/2022).
Penangkapan ikan di wilayah perairan Ambang Batas Laut (Ambalat), menjadi salah satu laporan nelayan Pulau Sebatik.
Selain itu juga menjadi fokus perhatian TNI AL bersama PSDKP. Dia menyebut para nelayan tersebut mencari ikan dengan menanam bom di dalam laut.
"Sistemnya mereka akan menanam bom di kedalaman laut. Setelah ada ledakan dari bom yang dipasangnya, mereka akan mengambil ikan dengan menyelam. Itu dilakukan beberapa kali nantinya," lanjut Arief.
Baca: Begini Syarat Anies untuk Diusung bersama AHY di Pilpres 2024, Demokrat DKI Siap Usung Keduanya
Mencoba kabur Perahu kayu bermesin 40 PK tersebut sebelum ditangkap sempat berusaha melarikan diri ketika melihat sejumlah petugas di atas RIB.
Kejar mengejar terjadi sekitar 15 menit, sampai akhirnya nelayan Malaysia terkunci di koordinat 04°03.747 N - 118°13.938 E.
"Mereka berada di perairan Indonesia dan berniat mencuri ikan kita dengan bom ikan. Ini butuh perhatian serius. Semoga kejadian ini menjadi efek deterent dan mencegah terjadinya tindak pelanggaran di batas laut kita," tegasnya.
Baca: Dibully Tetangga karena Kurus dan Kulit Gelap, Bocah Ini Menangkan Kontes Modeling
Adapun sejumlah barang bukti yang diamankan, masing masing, 1 unit perahu jongkong, 1 unit kompresor, 1 unit mesin ketinting, selang kompresor sepanjang 150 meter, 3 buah detonator, 2 buah kaca mata selam, dan 3 pasang fin boot sepatu katak.
Arief melanjutkan, temuan peralatan menyelam dan detonator, memperkuat indikasi kejahatan yang akan dilakukan.
"Karena normalnya nelayan menangkap ikan, tentu peralatannya adalah pancing atau jaring. Bukan peralatan menyelam dan detonator. Meskipun bom itu sifatnya low explosive, tapi itu merusak terumbu karang," imbuhnya.
Saat ini, ketiganya masih dalam penyidikan petugas PSDKP Sebatik.
"’Perlu dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para WNA tersebut guna mengantisipasi kegiatan spionase Intelijen Asing," tutup Arief. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Masuk Perairan Ambalat dan Berniat Mengebom Ikan, 3 Warga Malaysia Diamankan
# Warga Negara Asing (WNA) # Perairan Ambalat # bom ikan # pengebom ikan
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
3 Kapal Perang TNI AL Dikerahkan ke Perairan Ambalat Dekat Perbatasan Malaysia, Ini Tujuannya
Rabu, 15 Oktober 2025
Terkini Nasional
Reaksi Prabowo terkait Polemik Sengketa Ambalat Indonesia-Malaysia: Kita Cari Penyelesaian yang Baik
Jumat, 8 Agustus 2025
Tribunnews Update
Tragis! IRT Tewas Terkapar dalam Ledakan Bom Ikan di Sulawesi Selatan, Rumah Dua Lantai Hancur
Kamis, 3 Juli 2025
Live Update
Ledakan Bom Ikan di Bulukumba! Perempuan Ditemukan Tewas di Rumah Lantai 2
Kamis, 3 Juli 2025
Tribunnews Update
Pelaku Penembakan WNA di Bali Belum Ditemukan, Polisi: Akses Masuk-Keluar Pulau Dewata Diperketat
Selasa, 17 Juni 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.