TRIBUNNEWS UPDATE
Spesialis Bom Barel Suriah yang Direkrut Putin, Bisa Tewaskan Ribuan Orang & Hancurkan Perkotaan
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin dikabarkan telah merekrut pasukan spesialis bom barel dari Suriah untuk membantu membombardir Ukraina.
Setidaknya ada lebih dari 50 ahli peledak yang kini tengah melakukan perjalanan ke Rusia.
Diketahui, bom barel ialah drum yang berisi bahan peledak mentah, pecahan peluru, dan terkadang bahan kimia.
Bom tersebut kemudian dijatuhkan dari atas helikopter.
Berat dari bom barel sendiri bisa mencapai 300 kg hingga 600 kg.
Dengan berat dan bahan yang tinggi, bom tersebut dapat menghancurkan semuanya dalam radius 800 kaki.
Dari informasi yang diperoleh, bom tersebut telah digunakan untuk menghancurkan musuh selama 10 tahun dalam perang saudara Suriah.
Sekali diledakkan, dapat membunuh ribuan warga sipil dan menghancurkan petak-petak kota yang luas.
Baca: 50 Ahli Bom Barel Suriah Direkrut Rusia untuk Perang, Ciptakan Bom Seberat 300 Kg hingga 600 Kg
Sejak tahun 2012, serangan bom barel sudah menewaskan lebih dari 11.000 warga sipil.
Kerusakan yang ditimbulkan juga berbeda dengan pengeboman konvensional.
Ledakan dari bom barel tersebut berukuran lebih besar dan tidak beraturan.
Sehingga, bom barel terbukti sangat efektif untuk militer al-Assad dalam mendorong pemberontak di Suriah.
Meski demikian, serangan seperti itu belum pernah terjadi di Ukraina.
Diketahui, pasukan Kyiv dipersenjatai dengan serangkaian rudal anti-pesawat yang dapat menembak jatuh helikopter dan jet tempur.
Sehingga mencegah Rusia melakukan serangan yang lebih mematikan.
Meski demikian, upaya penggunaannya bukan berarti tidak mungkin.(Tribun-Video.com/dailymail.co.uk)
Artikel ini telah tayang di dailymail.co.uk dengan judul Fifty experts from Syrian military who specialise in deadly barrel bombs that destroy anything within 800ft radius are drafted in to aid Russian forces in Ukraine invasion
# TRIBUNNEWS UPDATE # Vladimir Putin # Rusia # Suriah
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Netanyahu Mengklaim Sempat Sakit Kanker Prostat, Pilih Tunda Hasil Diagnosis karena Perang Iran
53 menit lalu
Tribunnews Update
Dokter Kamelia Bantah Isu Renggang dengan Adik Ammar Zoni, Tegaskan Hubungan Baik usai Sidang Vonis
54 menit lalu
Tribunnews Update
Momen Haru Maia Estianty Teteskan Air Mata di Siraman El Rumi, Pesan untuk Anak dan Calon Menantu
1 jam lalu
Tribunnews Update
AS di Bawah Trump Dikabarkan Alami Tekanan Keuangan dan Krisis Amunisi saat Berknflik 38 dengan Iran
1 jam lalu
Tribunnews Update
Plenkovic Sebut Ukraina Tak Realistis Masuk NATO, Ancaman Trump ke Spanyol Tak Perlu Dianggap Serius
1 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.