Konflik Rusia Vs Ukraina
Tentara Muda Rusia Tembak Kepala Warga Sipil Ukraina Tak Bersenjata, Terima Perintah untuk Tembak
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang tentara Rusia mengaku bersalah seusai membunuh seorang warga sipil Ukraina yang tidak bersenjata.
Akibat perbuatannya, tentara Rusia itu akan dijatuhkan hukuman penjara seumur hidup.
Sementara Rusia juga diyakini sedang mempersiapkan pengadilan kejahatan perang untuk tentara Ukraina.
Dikutip dari Aljazeera, tentara Rusia itu bernama Sersan Vadim Shishimarin (21).
Shishimarin merupakan seorang anggota unit tank Rusia yang menembak kepala seorang pria Ukraina berusia 62 tahun.
Penembakan tersebut telah terjadi di wilayah timur laut Sumy pada awal invasi Rusia ke Ukraina.
Penyerangan tersebut diceritakan langsung oleh Shashimarin dalam sebuah video pendek.
Lantas video tersebut diposting oleh Dinas Keamanan Ukraina yang dikenal sebagai SBU pada (4/5).
Baca: Penampakan Kendaraan Militer Terminator Milik Rusia, Bak di Film Perang untuk Tempur Jarak Dekat
Kejadian itu bermula saat Shashimarin beserta rekan tentara Rusia lainnya melarikan diri dari pasukan Ukraina pada (28/2).
Pasukan Rusia itu ditangkap lantaran menembaki sebuah mobil pribadi dan menyita kendaraan tersebut.
Kemudian mereka melaju ke Chupakhivka, sebuah desa sekitar 322km (200 mil) timur Kyiv.
Di tengah perjalanannya, tentara Rusia melihat seorang pria bersepeda dan berbicara di teleponnya
Lantas Shishimarin diperintahkan untuk membunuh pria itu sehingga dia tidak dapat melaporkannya ke otoritas militer Ukraina.
"Saya diperintahkan untuk menembak," kata Shishimarin. “Saya menembak satu [putaran] ke arahnya. Dia terjatuh. Dan kami terus berjalan.”
Baca: Rusia Unggah Video Pejuang Azovstal Dirawat di RS setelah Menyerah, Tentara Akui Diperlakukan Baik
Shishimarin menembakkan senapan Kalashnikov melalui jendela yang terbuka dan mengenai kepala korban.
Akibatnya, Shishimarin ditangkap dan diadili berdasarkan bagian dari KUHP Ukraina yang membahas hukum dan kebiasaan perang.
Sementara Kremlin mengatakan tidak diberitahu terkait kasus tersebut.
Bahkan Rusia diyakini sedang mempersiapkan pengadilan kejahatan perang untuk tentara Ukraina.
(Tribun-video.com/Aljazeera)
Artikel ini telah tayang di Aljazeera.com dengan judul Russian soldier pleads guilty at Ukraine war crimes trial
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Lalu Yusuf Wibisono
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Rangkuman AS-Iran: Amerika Terkepung! Pangkalan AS Hancur, Iran-Rusia Bersatu, Trump Rugi Besar
23 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Markas AS yang Dipakai Gempur Iran Remuk, Hipersonik Rusia-China Ancam Trump
1 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS Israel Negosiasi Mandek! Araghchi Curhat ke Putin, Rusia Kritik Taktik Buruk Trump
1 jam lalu
Tribunnews Update
Iran Tolak Negosiasi Lagi dengan AS, Teheran Merapat ke Rusia Bakal Akhiri Perang dengan Caranya
1 jam lalu
Tribunnews Update
Utusan Rusia Desak AS Hentikan Taktik Pemerasan saat Negosiasi, Klaim Ancaman Tak Mempan bagi Iran
2 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.