Rabu, 13 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut Bus di Tol Sumo, Tak Ada Tanda Pengereman hingga Sopir Tak Punya SIM

Selasa, 17 Mei 2022 15:14 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Terungkap fakta baru kecelakaan bus pariwisata di jalan Tol Surabaya-Mojokerto, Dusun Sukodono, Desa Canggu, Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kecelakaan tersebut merenggut 14 korban jiwa dan 19 orang luka-luka.

Fakta baru diungkap polisi saat membeberkan hasil olah TKP kecelakaan bus di Tol Mojokerto, Senin (16/5/2022) kemarin.

Dikutip Surya.co.id, olah TKP dilakukan tim gabungan meliputi Satlantas Polres Mojokerto, Dinas Perhubungan Provinsi Jatim dan Jasamarga.

Tim menggunakan metode Traffic Accident Analysis dengan alat teknologi 3D Laser Scanner menggunakan alat Leica yang dilengkapi kamera 350 derajat.

Kasi Pullahjianta Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Hendra Wahyudi, menjelaskan hasil gambar visual nantinya akan dijadikan bukti persidangan.

"Ada tiga titik olah TKP menggunakan alat 3D Scanner mulai dari 100 meter sebelum terjadi kecelakaan, titik lokasi tabrakan dan sesudah kecelakaan, ucap AKBP Hendra.

Lebih lanjut, AKBP Hendra mengatakan, pantauan di lokasi terlihat bekas roda kiri kendaraan bus yang menggilas rumput disisi kiri bahu jalan tol.

Namun tidak terlihat bekas pengereman hingga di lokasi tabrakan yang jaraknya dengan Guardrail 60 meter dari tiang VMS.

Hendra menyebut pihaknya akan memastikan terkait dugaan sopir bus tidak sempat melakukan pengereman hingga kecelakaan.

Baca: Polisi Lakukan Olah TKP Kecelakaan Maut Bus di Tol Sumo, Gunakan Metode Traffic Accident Analysis

"Kami akan cek kembali pada sopir dan saksi-saksi yang ada di dalam kendaraan bus tersebut," ungkapnya.

Di sisi lain, Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman mengungkap sopir bus yang saat itu menyetir terindikasi mengonsumi narkotika jenis sabu.

Sopir bernama Ade Firmansyah (28) merupakan sopir cadangan bus pariwisata yang terlibat kecelakaan tunggal di Tol Surabaya-Mojokerto.

Selain terindikasi mengonsumsi sabu, sopir ternyata juga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Atas dasar temuan awal tersebut, penyidik Satlantas Polres Mojokerto Kota, masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan.

Pasalnya, muncul keraguan, apakah Ade Firmansyah tersebut, memang merupakan sopir cadangan yang telah disiagakan sejak awal untuk melakukan pergantian.

Ataukah, hanya sebagian operator bus yang bertindak sebagai kernet, namun memiliki kemampuan menyetir kendaraan roda empat, sehingga begitu dengan mudah didapuk menjadi sopir cadangan secara serampangan.

"Sopir ini ternyata, yang nyetir ini, tidak memiliki SIM. Makanya kita akan cari tahu statusnya, apakah dia ini sopir cadangan atau hanya kernet," katanya di depan Gedung Ditlantas Mapolda Jatim, Selasa (17/5/2022).

Latif menjelaskan, hingga saat ini, status hukum apapun belum disematkan terhadap sopir cadangan tersebut.

Mengingat, kondisi Ade Firmansyah masih menjalani observasi perawatan medis di RS Citra Medika Sidoarjo.

"Sejauh ini kami belum melakukan pemeriksaan resmi, kami hanya menggali saksi yang ada. Nanti kami akan melakukan secara resmi apabila sudah ada rekomendasi dari dokter," pungkasnya.

"Iya sementara belum," pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul FAKTA Olah TKP Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto, Polisi Tidak Temukan Bukti Pengereman oleh Sopir

# TRIBUNNEWS UPDATE # Olah TKP # kecelakaan maut # Tol Sumo

Editor: fajri digit sholikhawan
Sumber: Surya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved