Terkini Daerah
Petugas Balai Veteriner Banjarbaru Ambil Sampel Darah Ternak, Masih Dinyatakan Aman Gejala PMK
TRIBUN-VIDEO.COM, TARAKAN – Total 10 sampel darah ternak sapi dan kambing milik warga Tarakan diambil oleh petugas dokter hewan dari Balai Veteriner Banjarbaru pada Sabtu (14/5/2022) sore kemarin.
Pengambilan sampel darah ini untuk memastikan ada tidaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masuk ke Tarakan seperti yang terjadi di Pulau Jawa.
Selain mengambil sampel darah, petugas juga melakukan pemeriksaan fisik mulai dari memeriksa bagian tubuh, mulut dan kaki sapi dan kambing.
Petugas juga melakukan swab test kepada hewan ternak tersebut.
Baca: Ternak Sapi yang Terjangkit Wabah PMK di Aceh Besar Bertambah Jadi 95 Ekor
Ada tiga lokasi dikunjungi pihak Balai Veteriner Banjaarbaru.
Pertama di lokasi milik Pak Udin, Kelurahan Karang Harapan.
Kemudian dilanjutkan ke lokasi kedua Kelompok Tani Flora dan Fauna diketuai Sri Darmawan dan lokasi terakhir yakni di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Tarakan yang berlokasi di Kunak Jalan Hake Babu.
Dikatakan drh. Ichwan Yuniarto, Medik Veteriner, Balai Veteriner Banjarbaru, mulai Rabu (11/5/2022) lalu pihaknya bersama tim bertugas berkeliling Kaltara.
Dan dimulai di Bulungan, selanjutnya ke Tana Tidung lalu ke Malinau dan pada Sabtu (14/5/2022) di Kota Tarakan.
Kegiatan dalam rangka mengambil sampel pada hewan ternak untuk memastikan ada tidaknya potensi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Baca: Pasar Ternak Palangki Sijunjung Ditutup dan Dikosongkan, Usai Ditemukan Dua Kasus Ternak Positif PMK
“Dari tiga kabupaten belum ada yang menunjukkan gejala PMK. Dan juga dari informasi didapat, ternak di Tarakan memang ternak lokal,” ujarnya.
Ia melanjutkan, pemeriksaan sapi kemarin milik warga Kelurahan Karang Harapan, karena diindikasi mengalami sakit.
Tampak pantauan TribunKaltara.com, mengalami luka bagian kanan dan kiri punggung sapi begitu juga bagian bawah mata sapi.
Ditegaskan drh. Ichwan, jika melihat gejala sapi tersebut, tidak masuk kategori PMK.
Dari penampakan yang ada menurutnya belum mengarah kepada PMK.
“Karena PMK itu ada di kaki, antara kukunya ada lepuh, ada luka dan di sekitar mulut dan lidah ada luka-luka seperti sariawan. Dari situ akan muncul gejala liur berlebih atau hiper salivasi,” jelasnya.
Baca: Pasar Ternak Palangki Sijunjung Ditutup dan Dikosongkan, Usai Ditemukan Dua Kasus Ternak Positif PMK
Dan sapi tersebut akan mengeluarkan air liur berlebihan. Dimungkinkan air liur berbusa. Gejala seperti itu lanjutnya yang harus diwaspadai peternak.
“Makanya semua personel di Balai Veteriner Banjarbaru semua melakukan sosialisasi gejala awal dan melakukan monitoring dini mulau H+2 lebaran kemarin,semua keliling ke seluruh Kalimantan karena wilayah kerja kami seluruh Kalimantan,” tegasnya.
Ia menambahkan, semua kabupaten dari lima provinsi di Kalimantan disebar berdasarkan tim yang dibentuk dan bertugas memantau setiap kabupaten yang ada.
Baca: Pasar Ternak Palangki Sijunjung Ditutup dan Dikosongkan, Usai Ditemukan Dua Kasus Ternak Positif PMK
“Untuk memastikan bahwa penyakit ini sampai sejauh mana memasuki Kalimantan,” tukasnya.
Sementara itu, Udin, pemilik sapi yang diindikasi kondisi sakit mengakui satu ternaknya tersebut memang sempat mengalami kondisi tidak normal seperti biasanya sejak Idul Fitri 1443 Hijriah kemarin.
“Gatal-gatal sampai dia garuk badannya dan matanya makanya sampai luka kiri kanan. Tapi kalau makan alhamdulillah masih nafsu makan, cuma tidak tahan saja sama gatalnya itu jadi dia sampai garuk-garuk,” ujarnya.
Namun lanjutnya oleh dr. Richard, petugas dokter hewan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sudah memberikan obat dan kondisinya sudah mulai cukup sehat.
“Ada 9 sapi di sini tapi satu saja diperiksa karena itu yang kondisinya sakit,” pungkasnya. (*)
# hewan ternak # hewan ternak # wabah pmk # Tarakan
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Kaltara
LIVE UPDATE
Berangkat Awal Mei 2026, 186 Jemaah Haji Tarakan Menuju Embarkasi Balikpapan Lebih Awal
7 jam lalu
tribunnews update
Kesaksian Warga soal Kematian Pemuda di Ruko Pasar Gusher Tarakan, Polisi Temukan Luka di Leher
Rabu, 15 April 2026
tribunnews update
Kronologi Pemuda Ditemukan Tewas Berdarah di Ruko Pasar Gusher Tarakan, Ada Luka Parah di Leher
Selasa, 14 April 2026
Live Update
LIVE UPDATE SIANG: Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Ruko, Penemuan Mayat di Toilet Taman Bungkul
Selasa, 14 April 2026
Regional
LIVE UPDATE: Pria Bersimbah Darah di Ruko Tarakan, Mayat Ditemukan di Toilet Taman Bungkul Surabaya
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.