TRIBUNNEWS UPDATE
Kapal Mata-mata China Dikabarkan Terlacak di Barat Australia, Perdana Menterinya Mulai Panik
TRIBUN-VIDEO.COM - Australia melaporkan sebuah kapal mata-mata China terlacak di lepas pantai barat Australia dalam jarak 50 mil dari fasilitas pertahanan.
Meski tak berada di perairan teritorial Australia, namun kehadirannya dinilai mengkhawatirkan.
Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.
Morrison mengatakan, kapal tersebut jelas merupakan sebuah kapal mata-mata.
Mereka terus mengawasi Australia, sehingga pihaknya melakukan hal serupa.
Baca: Makin Panas! China Pantau Terus Perairan Taiwan seusai Amerika Serikat Kerahkan Kapal Tempur
“Ini jelas sebuah kapal mata-mata dan mereka melihat kami dan kami terus mengawasi mereka,” katanya.
Dikutip dari Kompas.com, Jumat (13/5/2022), Australia telah melacak kapal tersebut selama sepekan terakhir saat berlayar melewati stasiun komunikasi angkatan laut Harold E Holt di Exmouth.
Stasiun itu diketahui digunakan oleh kapal selam Australia, AS, dan sekutunya.
Terkait hal itu, kedutaan China di Australia tidak segera memberikan tanggapan dan komentar.
Diketahui ancaman keamanan nasional yang ditimbulkan oleh China menjadi tema kampanye utama dalam pemilu yang akan digelar pada (21/5/2022) mendatang.
Baca: Direktur CIA Sebut China Kini Tengah Pelajari Konflik Rusia-Ukraina untuk Diterapkan Melawan Taiwan
Menurut Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton, aksi China kali ini merupakan tindakan agresi.
Hal ini karena kapal itu dekat dengan instalasi militer dan intelijen di pantai barat Australia.
“Kapal itu dekat dengan instalasi militer dan intelijen di pantai barat Australia,” sambung Dutton.
Relasi antara Australia dan China telah menegang dalam beberapa tahun terakhir karena berbagai masalah.
Termasuk pengaruh China di Australia dan kawasan Pasifik.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapal Mata-mata China Terlacak di Barat Australia, PM: Ini Mengkhawatirkan"
# China # Scott Morrison # Australia
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
China Kecam Serangan Israel ke Lebanon hingga Tewaskan 254 Orang, Minta Kedaulatan Beirut Dihormati
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
AS-Australia Pantau Temuan Drone Bawah Laut China di Lombok, Jalur Penting Pengerahan Kapal Nuklir
Kamis, 9 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kapal Tanker China Bakal Uji Jalur Keluar Selat Hormuz, Tunggu Informasi Keamanan Pelayaran
Kamis, 9 April 2026
Mancanegara
Peran China di Balik Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran, Berupaya Mencapai Pengakhiran Perang
Rabu, 8 April 2026
Mancanegara
China Tutup Udara 40 Hari, Latihan Tempur Besar-besaran, Sinyal Keras ke AS & Taiwan
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.