Konflik Rusia Vs Ukraina
Miliarder Rusia Tewas Misterius di Rumah Dukun, Sempat Serukan Stop Perang Rusia vs Ukraina
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang miliarder Rusia bernama Alexander Subbotin ditemukan tewas secara misterius.
Ia ditemukan tewas di rumah seorang dukun, tepatnya di bagian ruang bawah tanak di timur laut Ibu Kota Moskow pada Minggu (8/5/2022).
Sebelum ditemukan tewas, Subbotin bekerja di perusahaan energi Lukoil yang menyerukan diakhirinya perang antara Rusia dan Ukraina.
Kematian Subbotin menambah daftar petinggi Rusia yang ditemukan tewas mencurigakan.
Subbotin merupakan mantan manajer dari perusahaan energi Rusia, Lukoil.
Dalam pemberitaan disebutkan, Subbotin tewas akibat serangan jantung.
Jasadnya ditemukan di ruang bawah tanah yang kabarnya digunakan untuk ritual voodoo Jamaika.
Media lokal mengabarkan, Subbotin pergi ke rumah dukun tersebut untuk mencari obat mabuk.
Sang dukun kemudian memberikannya, namun diduga terdapat racun katak di dalamnya.
Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi soal penyebab kematian Subbotin.
Pihak berwenang Rusia kemudian melakukan penyelidikan kriminal atas kematian Subbotin.
Polisi setempat juga akan melakukan pengujian terhadap kandungan di dalam darahnya untuk mengetahui adanya kemungkinan penggunaan obat-obatan.
Subbotin meninggal hanya beberapa bulan setelah Lukoil menyerukan diakhirinya perang antara Rusia dan Ukraina dengan cepat.
Lukoil mengoperasikan pompa bensin di 11 negara bagian di seluruh Amerika Serikat, yang telah melarang impor minyak Rusia dalam upaya menekan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengakhiri invasi.
Subbotin bergabung dengan daftar oligarki Rusia yang telah meninggal sejak invasi dimulai pada akhir Februari.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Miliarder Rusia Tewas Misterius di Rumah Dukun, Sebelumnya Serukan Stop Perang Rusia Vs Ukraina
# Vladimir Putin # Rusia # Alexander Subbotin
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Menlu Rusia Lavrov Kecam Serangan Israel: Gencatan Senjata AS-Iran Wajib Berlaku untuk Lebanon
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.