Rabu, 20 Mei 2026

Terkini Daerah

Wabah PMK Masuk Sejumlah Daerah, Dislapernak Klaim Belum Ada Temuan Ternak di Wonogiri yang Tertular

Selasa, 10 Mei 2022 16:37 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak seperti sapi dilaporkan sudah masuk di sejumlah daerah.

Sapi-sapi yang berada di sejumlah daerah yang melaporkan adanya temuan wabah PMK itu mengalami gejala-gejala klinis.

"Untuk di Wonogiri, sementara ini kami tracing belum ada laporan dari teman-teman di Kecamatan. InsyaAllah masih aman," kata Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Wonogiri, Sutardi, kepada TribunSolo.com, Selasa (10/5/2022).

Baca: Harga di Peternak Naik, Daging Sapi di Pasar Induk Tanjung Selor Jadi Rp 160 Ribu Per Kilogram

Sutardi menjelaskan, PMK sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Apthovirus yang merupakan bagian Picornaviridae.

Penyakit tersebut bisa menyerang hewan ternak warga seperti sapi, kambing, domba, babi dan kerbau. Menurut Sutardi, ada sejumlah gejala yang muncul apabila hewan ternak terjangkit PMK.

Baca: Pemkab Klaten Suntikkan 6.000 Dosis Vaksin Antraks ke Hewan Ternak untuk Cegah Virus Antraks Masuk

Misalnya, ternak mengalami deman tinggi dengan suhu 39-41 derajat celcius, luka lepuh pada lidah serta rongga mulut, produksi air liur berlebihan dan berbusa.

"Ada juga yang kukunya sampai lepas, tremor, tidak nafsu makan karena mungkin ada luka di mulut. Nafasnya juga pendek, atau cepat," jelasnya.

Pihaknya memastikan, dari hasil pemeriksaan di lapangan hingga saat ini belum ditemukan ternak di wilayah Wonogiri yang mengalami gelaja mengarah ke PMK.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Heboh Wabah Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi, Bagaimana Kondisi di Wonogiri?

# Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) # Gejala PMK # Penyakit Menular # ternak

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Tegar Melani
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved