Jumat, 10 April 2026

Tulus Bikin Gerakan Sosial Cegah Kepunahan Gajah, Ini Sebabnya

Kamis, 19 Oktober 2017 17:45 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM - Penyanyi Tulus membuat gerakan sosial cegah kepunahan gajah bernama Jangan Bunuh Gajah.

Gerakan tersebut bertujuan untuk menyadarkan masyarakat, bahwa gajah, khususnya gajah sumatera terancam punah.

Hal tersebut dinyatakannya dalam jumpa pers di restoran Kembang Goela, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).

Tulus tak bisa tinggal diam, ketika mendengar kabar gajah yang telah berjasa dalam pembuatan videoklip lagu berjudul Gajah, bernama Yongki mati dibunuh hanya untuk diambil gadingnya.

"Tahun 2016 album ini (Gajah) mendapat penghargaan Anugerah Musik Indonesia sebagai album terbaik, album Gajah itu. Tapi sedihnya pada saat yang bersamaan saya menerima penghargaan itu, saya juga mendapat kabar kalau Yongki, gajah yang membantu saya dalam proses pembuatan musik video itu mati dibunuh dan gadingnya diambil," kata Tulus.

Sebagaimana diketahui, dalam videoklip lagu berjudul gajah, Tulus menjadikan hewan bertubuh besar itu sebagai pemeran utama.

Gerakan sosial Tulus, diantaranya memberikan penyuluhan kepada para siswa sekolah dasar betapa pentingnya melestarikan lingkungan, termasuk menjaga kelestarian hewan yang terancam punah.

Sekolah dasar dipilih pada tahap awal untuk menanamkan budaya pelestarian lingkungan sejak dini.

Kemudian gerakan tersebut juga menggalang dana masyarakat untuk membeli kalung GPS khusus gajah untuk mengetahui posisi gajah.

Kalung tersebut berfungsi sebagai pendataan sekaligus mengantisipasi gerakan gajah yang berpotensi menimbulkan konflik dengan manusia.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Tulus   #gajah   #videoklip

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved