Terkini Daerah
Pria Meninggal Dunia saat Latihan Silat, 11 Orang Diperiksa Polisi, Jenazah Diautopsi
TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus kematian Pesilat Karanganyar Agil Hariyaji (21) Warga RT 2 RW 1, Dukuh Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo saat latihan silat di Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar kini sedang ditangani Polres Karanganyar.
Belasan orang diperiksa oleh Polres Karanganyar terkait kematian korban.
Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo melalui Wakapolres Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan ada sebanyak 11 orang yang dimintai keterangan.
"Dari 11 orang yang kami periksa, dua orang merupakan pelatih," kata Purbo, kepada TribunSolo.com, Jum'at (6/5/2022).
Baca: Kondisi Pesilat di Karanganyar Tewas saat Latihan, Ada Luka di Dada dan Mulut, Keluarga Tuntut Kasus
Purbo mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi ini untuk mengetahui kronologis kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Dia mengaku tim penyidik Sat Reskrim Polres Karanganyar belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.
"Belum ada tersangka, jika hasil pemeriksaan ada tindak pidana, maka akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku," ucap Purbo.
Dia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, korban menerima pukulan dan tendangan dari pelatih.
Setelah menerima pukulan dan tendangan, lanjut Wakapolres, korban jatuh dan mengalami kejang-kejang.
"Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kerjo, namun dalam perjalanan, korban meninggal dunia," ujar Purbo.
"Pada saat tim kami tiba di lokasi, korban telah meninggal dunia. Dari mulut korban terlihat mengeluarkan darah," imbuh Purbo.
Ia menuturkan, pihaknya bersama Dokkes Polda Jateng melakukan autopsi jenazah korban di Kamar Jenazah RSUD Karanganyar.
Dalam proses autopsi tersebut, keluarga korban hadir di sana yang diwakili Pakde korban, Suyudi (64) dan istrinya.
Baca: Fakta Penyerangan oleh 20 Oknum Pesilat di Surabaya, Ibu Hamil 8 Bulan Turut Jadi Korban
"Tim forensik dari Polda Jawa Tengah telah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban,"terang Purbo.
Sementara itu, Suyudi (64), Pakde korban meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengusut peristiwa tersebut.
Dia berharap peristiwa tersebut tidak terjadi dikemudian hari.
"Almarhum tidak memiliki riwayat penyakit berat, almarhum sudah ikut perguruan ini selama 1 tahun, kami harap polisi usut tuntas kasus yang menimpa keponakan kami," singkatnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kasus Pesilat Karanganyar Tewas saat Latihan, Polisi Periksa 11 Orang Termasuk Guru Silat
#Pesilat #Karanganyar #autopsi #meninggal dunia #Polres Karanganyar #Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo
Sumber: TribunSolo.com
Tribunnews Update
Detik-detik Pemuda di Ngawi Dikeroyok Rombongan Konvoi Pesilat saat Antar sang Adik, Pelaku Mabuk
Selasa, 7 April 2026
Tribunnews Update
2 Pesilat Pelaku Pengeroyokan terhadap Pemuda di Ngawi Ditangkap Polisi, Terancam 5 Tahun Penjara
Selasa, 7 April 2026
Tribunnews Update
Fakta Video Viral Pemuda di Ngawi Dikeroyok Rombongan Pesilat Gegara Beda Atribut, Pelaku Mabuk
Selasa, 7 April 2026
LIVE UPDATE
Aksi Nekat Oknum "Sulap" Gas LPG Subsidi ke Non-Subsidi di Karanganyar, Oplos di Penggilingan Padi
Selasa, 7 April 2026
Viral News
VIRAL PEMUDA Dikeroyok Pesilat saat Boncengkan Ibu di Ngawi, Seragam Perguruan Lain Jadi Pemicu
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.