Healthy Every Day
Makanan yang Wajib Dihindari untuk Menjaga Kesehatan Prostat: Makanan Olahan dan Kaya Gula
TRIBUN-VIDEO.COM - Kanker prostat merupakan penyakit yang dapat memicu kematian.
Kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran.
Meskipun begitu sobat sehat bisa menjaga kesehatan prostat dengan menghindari berbagai macam olahan makanan.
Dikutip dari Kompas.com, Kanker prostat bisa tumbuh lambat dan hanya menyebabkan kerusakan di area prostat.
Baca: Pentingnya Menjaga Asupan Makan agar Saluran Pencernaan Sehat, ini Makanan yang Bikin Kentut Bau
Serta ada pula yang menyebabkan kerusakan serius dan menyebar dengan cepat ke area lain.
Penderita kanker prostat biasanya mengeluhkan beberapa gejala, seperti:
- Susah buang air kecil
- Sakit saat ejakulasi
- Nyeri punggung bawah dan sakit tulang
Untuk menjaga kesehatan prostat, sobat sehat bisa mengonsumsi tomat dan kunyit.
Baca: Ramalan Kesehatan Zodiak, Scorpio Harus Mengatur Ketegangan, Taurus Stabil
Lantaran mengandung likopen dan antiinflamasi yang dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat.
Meskipun begitu ada beberapa makanan yang perlu dihindari untuk menjaga kesehatan prostat, seperti:
- Daging merah
- Daging olahan daging asap
- Terlalu banyak susu.
Selain itu, mengonsumsi makanan olahan, kaya gula, dan karbohidrat dapat menyebabkan peradangan dan memperburuk pembesaran prostat.
(Tribun-Video/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Jenis Makanan untuk Mencegah Kanker Prostat"
# kesehatan # kanker prostat # makanan
Reporter: chalida husna
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Nuansa Kulineran Pecinan Halal Khas Jakarta Hadir di Gorontalo dengan Ragam Cita Rasa yang Lezat
Minggu, 22 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Istri Noel Tunjukkan Jatah Makanan Tahanan KPK di Rutan saat Hari Raya Idul Fitri, Telur Balado
Sabtu, 21 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Masjid Makan-Makan Masjid Baitulhuda di Antapani Bagikan 400 Porsi Makanan Gratis Setiap Hari
Rabu, 18 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Nabilah OBrien dan Zhendy Kusuma Pilih Jalur Damai dan Cabut Laporan Usai Mediasi
Senin, 9 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.