Konflik Rusia Vs Ukraina
Berani, Rusia Ambil Keputusan Langka yakni Boikot Peremuan Dewan Keamanan PBB dan PSC
TRIBUN-VIDEO.COM - Dikabarkan Rusia akan memboikot pertemuan Dewan Keamanan PBB dengan Komite Politik dan Keamanan (PSC) Uni Eropa.
Keputusan Rusia kali ini disebut sangat langka lantaran sebelumnya Rusia belum pernah melakukan hal serupa.
Keputusan langka ini dikabarkan masih berkaitan dengan invasi ke Ukraina yang dimulai sejak (24/2).
Diketahui, pertemuan informal tahunan antara Dewan Keamanan PBB dan PSC Uni Eropa belum diadakan sejak 2019 lantaran adanya pandemi.
Namun keputusan tersebut menandakan hubungan yang lebih buruk antara Rusia dengan mira-mitranya di PBB.
Padahal hubungan antara Rusia dengan negara-negara di PBB mulai mengalami penurunan sejak invasi terjadi.
Dikutip dari Kompas.com, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield, mengatakan Dewan Keamanan PBB sangat sukses dalam mengucilkan Rusia sejak akhir Februari.
Baca: Bekerja Sama dengan PBB, Ukraina Evakuasi 100 Warga Sipilnya dari Pabrik Baja Azovstal di Mariupol
Baca: Jurnalis Radio Ukraina Tewas Dihajar Rudal Balistik Rusia, Terjadi Saat Kunjungan Sekjen PBB Ke Kyiv
“Kami telah berhasil menyatukan suara-suara yang mengutuk Rusia di Majelis Umum, tetapi itu terjadi karena ada begitu banyak dukungan untuk itu di Dewan Keamanan,” kata Thomas-Greenfield.
Namun rupanya Rusia telah lolos dari kecaman Dewan Keamanan PBB pada akhir Februari.
Hal tersebut disebabkan Rusia telah menggunakan hak vetonya.
“Rusia terisolasi di Dewan Keamanan, dan setiap kali kami berdiskusi terkait dengan Rusia, mereka defensif dan kami akan terus menekan sampai mereka mengakhiri serangan brutal terhadap Ukraina,” tutur Thomas-Greenfield.
Sebelumnya, pertemuan PBB dan PSC Uni Eropa diketahui untuk membahas interaksi antara Uni Eropa dengan PBB di negara-negara dimana kedua organisasi tersebut melakukan operasi.
(Tribun-video.com/Kompas.com)
#Rusia
#Ukraina
#RusiaVSUkrina
#Perang
#Persenjataan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Keputusan Langka, Rusia Boikot Pertemuan Dewan Keamanan PBB",
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Pesan SBY ke Prajurit TNI Lebanon hingga Desak PBB Investigasi Peristiwa Penembakan oleh Israel
Minggu, 5 April 2026
Terkini Nasional
Menlu Sugiono Kutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan TNI: Desak PBB Segera Gelar Rapat Luar Biasa
Minggu, 5 April 2026
Nasional
Menlu Desak Investigasi Menyeluruh Gugurnya 3 Prajurit TNI, Prancis Dukung Rapat PBB
Minggu, 5 April 2026
Terkini Nasional
Pasukan UNIFIL Indonesia Diserang Lagi! 3 Prajurit TNI Terluka, Kemlu Minta DK PBB Gelar Pertemuan
Minggu, 5 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Menlu Kutuk Keras Gugurnya 3 Prajurit TNI Desak Investigasi Menyeluruh, Prancis Setuju PBB Rapat
Minggu, 5 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.