Sabtu, 25 April 2026

Terkini Daerah

Potret Bule Cantik Berpose Tanpa Busana di Pohon Kramat, Kini Beri Klarifikasi dan Minta Maaf

Kamis, 5 Mei 2022 09:12 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Bule cantik yang berpose tanpa busana di pohon keramat, di Bali akhirnya memberikan klarifikasi.

Bule yang ternyata bernama Alina tersebut memberikan klarifikasi melalui direct message ke pengusaha ternama asal Bali, Niluh Djelantik.

Diwartakan sebelumnya video yang merekam Alina bergaya tanpa busana di sebuah pohon Kayu Putih yang terletak di kawasan Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali viral di media sosial

Dalam video yang beredar, tampak bule perempuan itu menempelkan tumbuhnya ke pohon yang sudah berusia ratusan tahun tersebut.

Video tersebut direkam dari arah depan.

Baca: Viral Video Bule Wanita Tanpa Busana Berpose di Pohon Keramat di Bali, Aksi Dinilai Kotori Kawasan

Melalui direct message yang dikirim ke Niluh Djelantik, Alina mengucapkan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, khusunya Bali.

"Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Bali dan Indonesia," tulis Alina.

Alina mengaku merasa menyesal dan malu akan perbuatan tak senonohnya tersebut.

Saya sangat malu," tulis Alina.

Alina menegaskan ia tak mengetahui, pohon tersebut, merupakan pohon yang dikeramatkan.

"Saya tidak bermaksud menyinggung Anda dengan cara apapun

Sama sekali tidak ada pengetahuan tentang tempat ini," tulis Alina.

Bule yang diduga berasal dari Rusia itu, mengaku sudah menyerahkan diri ke polisi.

"Saya barusan berdoa di bawah pohon dan langsung pergi ke kantor polisi untuk menjelaskan kejadian ini dan meminta maaf," tulis Alina.

Sementara itu Niluh Djelantik, mengatakan permintaan maaf Alina sudah diterima.

Namun menurutnya Alina tetap harus menerima sanksi yang sudah diatur oleh pihak imigrasi dan kepolisian.

Baca: Bule yang Viral Telanjang di Pohon Suci Tabanan Tak Datang untuk Minta Maaf, Kirim Dua Rekan Lain

"Upacara permbersihan harus dilakukan oleh pihak desa

Pertanggung jawabanmu kepada pihak prajuru desa dan masyarakat setempat," tulisnya.

Upacara Pembersihan Wajib Dilakukan

Dikutip TribunJakarta dari TribunBali, Perbekel Desa Tua, I Wayan Budiarta Putra sangat menyayangkan peristiwa tersebut.

Namun, ia menduga pengambilan video itu bukanlah terjadi belakangan ini.

Melainkan, diambil beberapa tahun lalu, tepatnya sebelum pandemi Covi-19 melanda Indonesia,

"Sudah tiang tanyakan ke lokasi juga, mungkin kejadiannya sebelum tiang di pemerintah desa (2019) itu."

"Mengingat sejak 2019 akhir lalu kamu sudah mulai penataan dan ada penjagaannya," kata Budiarta saat dikonfirmasi Tribun-Bali, Rabu (4/5/2022).

Sementara itu Ketua PHDI Bali, Nyoman Kenak mengaku terkejut dengan adanya aksi tak senonoh bule tersebut.

"Saya kaget saat sampai di kantor di Jalan Ratna ada pemberitahuan video tak senonoh yang dilakukan bule."

"Saya langsung menghubungi Ketua PHDI Tabanan dan beliau juga kaget," katanya, seperti dikutip dari Tribun-Bali.

Dia pun telah berkoordinasi dengan pihak desa adat setempat dan Polres Tabanan untuk mencari bule tersebut.

Hal ini lantaran perbuatan bule tersebut telah menodai kesucian kawasan Pura Babakan.

"Yang pasti kejadian ini sudah membuat cemar, leteh," ujar Kenak.

Baca: Krama Desa Adat Gelar Mesapuh-sapuh seusai Viral Video WNA Menari Tanpa Busana di Gunung Batur Bali

Kenak mengatakan, pihak Desa Adat Bayan wajib untuk melaksanakan upacara pembersihan kawasan pura tersebut.

Selain itu, bule tersebut juga harus bertanggung jawab dengan cara menghadiri prosesi pembersihan dan meminta maaf.

"Minimal di kawasan itu ada pembersihan, secara skala dibersihkan dicuci, secara niskala dibersihkan dengan upakara (upacara)."

"Minta maaflah kepada yang Maha Pencipta atas kejadian itu karena itu semua kelalaian kita," ungkapnya.

Kenak pun membenarkan terkait kesucian pohon tersebut.

Dia menjelaskan, penentuan kawasan suci sebuah pura dibagi menjadi tiga.

Yakni Utama Mandala yang merupakan lokasi utama pura.

Kemudian, Madya Mandala yang merupakan halaman pura.

Lalu, Nista Mandala yang merupakan lingkungan luar pura.

Sementara, pohon Kayu Putih berusia ratusan tahun tersebut masuk dalam kategori Madya Mandala karena terletak di halaman pura.

"Dari tokoh kami yang sudah (berumur) lebih dari setengah abad bilang memang pohon itu sudah berusia ratusan tahun," terangnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul KLARIFIKASI Bule Cantik yang Berpose Tanpa Busana di Pohon Keramat di Bali, Kini Ngaku Sangat Malu

# Potret # bule # telanjang # pohon tua # Suci # Bali

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: febrylian vitria cahyani
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Potret   #bule   #telanjang   #pohon tua   #Suci   #Bali

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved