Kamis, 14 Mei 2026

Tribunnews Update

Putin Disebut Lebih Pilih Gunakan Nuklir daripada Harus Terima Kekalahan dalam Serangan ke Ukraina

Minggu, 1 Mei 2022 21:57 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin disebut lebih cenderung mengejar perang nuklir dibanding harus mengakui kekalahannya dari Ukraina.

Hal itu disampaikan seorang editor TV pemerintah Rusia, Margarita Simonyan.

Ia menyatakan bahwa Putin lebih mungkin melepaskan serangan nuklir daripada mengaku gagal dalam operasi militer khusus di Ukraina.

Dikutip dari Tribunnews.com yang melansir Independent, pernyataan tersebut disampaikan Simonyan pada Rabu (27/4) malam.

"Entah kita kalah di Ukraina, atau Perang Dunia Ketiga dimulai," kata Simonyan.

Baca: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Diminta Komandan Ukraina Bantu Pasukannya di Mariupol

"Saya pikir Perang Dunia Ketiga lebih realistis, melihat bagaimana kita, melihat bagaimana pemimpin kita."

"Akhir yang paling luar biasa, bahwa semua ini akan berakhir dengan serangan nuklir, tampaknya lebih mungkin bagi saya daripada rangkaian peristiwa lainnya."

"Ini membuat saya ngeri di satu sisi, tetapi di sisi lain, memang seperti itu."

Sementara itu wacana serangan nuklir juga disinggung oleh menteri luar negeri Rusia Sergei Lavrov.

Lavrov mengatakan ancaman konflik nuklir tidak boleh diremehkan.

Ia menyebut bahwa setiap kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Ukraina akan sangat bergantung pada situasi militer di lapangan.

Baca: Pesawat Tempur Ukraina Serang Rusia, Tembakkan 2 Peluru hingga Merusak Terminal Pemuatan Minyak

"Ini adalah posisi kunci kami di mana kami mendasarkan segalanya."

"Risikonya sekarang cukup besar," kata Lavrov di TV pemerintah, sehari sebelumnya.

"Saya tidak ingin meningkatkan risiko itu secara artifisial."

Pasalnya sebelumnya Putin juga sempat menyinggung rudal balistik antarbenua baru Rusia, saat mengeluarkan peringatan kepada negara-negara barat karena ikut campur dalam perang.

Dimana rudal balistik tersebut memiliki hulu ledak yang mampu menembus antarbenua.

"Kami memiliki semua alat untuk ini — yang tidak dapat dibanggakan oleh siapa pun," kata Putin.

"Dan kami tidak akan membual."

"Kami akan menggunakannya jika diperlukan."

Di sisi lain, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov juga mengatakan, memasok senjata berat ke Kyiv merupakan ancaman bagi keamanan negara-negara Eropa.

"Dengan sendirinya, kecenderungan untuk memompa senjata, termasuk senjata berat, ke Ukraina dan negara-negara lain adalah tindakan yang mengancam keamanan benua dan memprovokasi ketidakstabilan," kata Peskov kepada wartawan.

(Tribun-Video.com)

Host : Mei Sada Sirait
Video Editor : Salim

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TV Rusia Sebut Putin Lebih Mungkin Luncurkan Serangan Nuklir daripada Harus Terima Kekalahan

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved