Senin, 27 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ingatkan Bahaya Nuklir, Rusia Minta Ukraina Tak Perkeruh Suasana & Provokasi Picu Perang Dunia 3

Kamis, 28 April 2022 02:32 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengungkap bahaya serius jika nuklir ditembakkan.

Oleh karena itu, ia memperingatkan Ukraina agar tidak memprovokasi Perang Dunia III.

Lavrov menyebut, pihaknya tak ingin melihat risiko perang nuklir yang berpotensi terjadi agak signifikan dalam konflik antara negaranya dan Ukraina.

Baca: Ledakan Terdengar di 3 Wilayah Rusia yang Berbatasan dengan Ukraina, Drone UAV Berhasil Ditembak?

Bahkan, banyak yang berharap agar ledakan nuklir tak terjadi.

"Semua orang membaca mantra bahwa dalam hal apa pun kita tidak bisa membiarkan Perang Dunia III," katanya dalam sebuah wawancara televisi Rusia yang dikutip AP News.

Pasalnya, bahayanya perang nuklir sangat serius dan nyata, sehingga tak boleh diremehkan.

Hal itu disampaikan Lavrov sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lloyd Austin.

Baca: Inggris Nyatakan Dukung Ukraina, Rusia Ancam Targetkan Serang Pangkalan Militer hingga Diplomat

Sebelumnya, Austin mengatakan, AS ingin melihat Ukraina tetap berdaulat dan menjadi negara demokratis.

AS juga ingin melihat Rusia melemah ke titik di mana negara itu tidak dapat melakukan hal-hal seperti menginvasi Ukraina.

Namun baru-baru ini, pemberitaan televisi Rusia telah mengumumkan bahwa perang dunia ketiga telah dimulai.

Tak jelas alasan mereka menyiarkan kabar soal perang dunia ketiga tersebut.

Perang dunia ketiga ini disampaikan presenter televisi terkemuka.

Ia mengabarkan soal perang dunia ketiga ini bersamaan dengan situasi saat Moskow kehilangan agen intelijen militer GRU.

Baca: Ancaman Nyata Inggris, Sebut Militernya akan Serang Balik Rusia Lewat Ukraina, Sudah Siapkan Senjata

Presenter bernama Olga Skabeyeva ini menuturkan bahwa saat ini perang dunia ketiga sedang bergema dan ia bersikeras bahwa kondisinya sudah pasti terjadi.

Kondisi ini juga menyusul tenggelamnya kapal Rusia sebagai corong propaganda utama Kremlin.

Para pejabat belum mengakui klaim Ukraina bahwa mereka menyerang kapal utama Armada Laut Hitam dengan rudal jelajah.

Pembawa acara tersebut juga menyebut bahwa kini Barat sudah memasok miliaran senjata ke Ukraina.

Ditambah lagi, propaganda dan serangan AS sudah kian mengerikan.

Baca: Jurnalis Independen Kanada Ungkap Kebohongan Ukraina, Sebut Kuburan Massal Mariupol Tak Pernah Ada

"Lebih banyak lagi provokasi, berdarah, mengerikan, sama sekali tidak terpikirkan," jelasnya. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

# TRIBUNNEWS UPDATE # Ukraina # Perang Dunia 3 # provokasi # nuklir # UPDATE Invasi Rusia ke Ukraina # Rusia

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved