Konflik Rusia Vs Ukraina
Peringatan Keras Rusia, Ukraina Bisa Dipecah Jadi Beberapa Negara Bagian jika AS Terus Ikut Campur
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia kembali memberi Ukraina peringatan keras.
Kremlin menyebut kebijakan yang diambil oleh Barat dan "rezim Kyiv" yang dikendalikan mereka pada akhirnya dapat mengakibatkan Ukraina berantakan dan tidak lagi ada sebagai negara bersatu.
Peringatan ini dilontarkan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolay Petrushev dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Selasa (26/4/2022).
Ia menyebut, jauh sebelum kudeta 2014, AS telah membujuk Ukraina tentang supremasi bangsa mereka dan menanamkan kebencian terhadap Rusia.
Menurut dia, hari ini, orang-orang yang tinggal di Ukraina disatukan hanya oleh ketakutan akan batalion nasionalis.
Baca: Inggris Jadi Pemasok Senjata Utama Ukraina dan Tantang akan Serang Balik Rusia, Moskow Kini Meradang
Patrushev memperingatkan, kebijakan Barat dan rezim Kyiv yang dikendalikannya seperti itu hanya dapat mengakibatkan disintegrasi Ukraina menjadi beberapa negara bagian.
Sementara Barat secara kolektif berusaha untuk memperpanjang konflik antara Rusia dan Ukraina selama mungkin, dia mengklaim, Moskwa ingin menyelesaikan permusuhan lebih cepat daripada nanti untuk meminimalkan kerusakan yang terjadi pada kedua belah pihak.
Petrushev menyebut, kompleks industri militer di Barat adalah salah satu penerima manfaat utama dari konflik yang berkepanjangan.
Baca: Rusia Perluas Perang, Ancam Bom Pangkalan Militer Inggris setelah Dukung Ukraina Serang Moskow
Selain itu ia juga menyebut aliran persenjataan yang masuk ke Ukraina sebagian besar didorong oleh keinginan Barat untuk mendapat keuntungan.
“Kompleks industri militer Amerika dan Eropa bersukacita, karena berkat krisis di Ukraina, tidak ada habisnya pesanan yang terlihat,” kata Patrushev.
Rusia diketahui telah menyerang negara Ukraina sejak akhir Februari.
Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.
Di sisi lain, Ukraina menegaskan bahwa serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik (Donetsk dan Luhansk) dengan paksa.(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia Peringatkan Ukraina Bisa Dibubarkan Jadi Beberapa Negara Bagian"
# Rusia # Ukraina # NATO # Amerika Serikat # Kyiv
Reporter: sara dita
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Kompas.com
Berita Terkini
Inggris Kumpulkan 40 Negara Bahas Opsi Buka Selat Hormuz Tanpa Melibatkan AS
Jumat, 3 April 2026
Berita Terkini
Jembatan Terbesar Iran Runtuh Dirudal AS, Teheran Ancam Balas Infrastruktur Sekutu
Jumat, 3 April 2026
Berita Terkini
Operasi True Promise 4: Iran Klaim Rudal Qader dan Drone Serang USS Abraham Lincoln
Jumat, 3 April 2026
Berita Terkini
Drone Arash-2 Iran Hancurkan Pesawat AWACS dan Tanker AS di Bandara Ben Gurion
Jumat, 3 April 2026
Berita Terkini
Iran Incar 8 Jembatan Vital di Negara Teluk dan Yordania untuk Balas Dendam ke AS
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.